METRO BISNIS

Saat Dongeng Menjadi Obat, Telkomsel Hadirkan Pendampingan Psikososial bagi 2.000 Anak Terdampak Bencana di Sumatera

0
×

Saat Dongeng Menjadi Obat, Telkomsel Hadirkan Pendampingan Psikososial bagi 2.000 Anak Terdampak Bencana di Sumatera

Sebarkan artikel ini
PENDAMPINGAN PSIKOSOSIAL— Telkomsel menghadirkan program Pendampingan Psikososial bagi anak-anak yang terdampak bencana alam di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

PADANG, METROSebagai bagian dari komitmen untuk mendampi­ngi masyarakat terdam­pak bencana secara me­nyeluruh, Telkomsel menghadirkan program Pen­dam­pingan Psikososial bagi anak-anak yang terdampak bencana alam di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Ba­rat. Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Kampung Dongeng, komunitas pendongen terbesar di Indonesia.

Kegiatan pendampi­ngan psikososial tersebut dilaksanakan di 15 titik posko bencana yang tersebar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Melalui berbagai aktivitas edu­katif dan interaktif, seperti sesi mendongeng, permainan kreatif, dan kegiatan kebersamaan, program ini telah menjangkau sekitar 2.000 anak yang terdampak bencana.

Vice President Consumer Business Area Sumatera Telkomsel, Saki Hamsat Bramono, me­nyampaikan bahwa pemulihan kondisi psikologis anak merupakan bagian penting dari proses pena­nganan pascabencana.

“Anak-anak merupakan kelompok yang paling ren­tan terdampak secara emo­sional saat terjadi ben­cana. Melalui pendampingan psikososial ini, Telkomsel berupaya menghadirkan ruang yang aman dan menyenangkan agar anak-anak dapat kembali tersenyum, bermain, dan menumbuhkan harapan untuk bangkit,” ujar Saki.

Melalui kolaborasi de­ngan Kampung Dongeng, Telkomsel menghadirkan para pendongeng yang menyampaikan cerita-ce­rita inspiratif dan penuh nilai positif, sekaligus me­ngajak anak-anak untuk berinteraksi secara aktif. Pen­dekatan ini diharapkan dapat membantu anak me­ngekspresikan perasaan, me­ngurangi trauma, serta memperkuat ketahanan mental mereka di tengah proses pemulihan pasca bencana.

“Kami percaya bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya tentang membangun kembali infrastruktur, tetapi juga memulihkan semangat dan kesehatan mental masyarakat, khu­susnya anak-anak. Telkomsel akan terus hadir mem­berikan dukungan yang berkelanjutan,” tambah Saki.

Program pendampi­ngan psikososial ini menjadi bagian dari rangkaian i­nisiatif sosial Telkomsel dalam mendukung proses pemulihan masyarakat pas­caben­cana di wilayah Sumatera, sejalan dengan komit menperusahaan untuk melayani sepenuh hati dan memberikan dampak sosial yang berkelanjutan. (rom/rel)