METRO SUMBAR

243 Wali Jorong di Solsel Ditempa, Wujudkan Pemerintahan yang Tanggap dan Tangguh

0
×

243 Wali Jorong di Solsel Ditempa, Wujudkan Pemerintahan yang Tanggap dan Tangguh

Sebarkan artikel ini
IKUTI PELATIHAN—Sebanyak 243 Wali Jorong se-Kabupaten Solok Selatan ikuti pelatihan dan pembekalan.

PADANG ARO, METRO–Sebanyak 243 Wali Jo­rong se-Kabupaten Solok Selatan mendapatkan pelatihan dan pembekalan guna memperkuat kapasitasnya sebagai garda terdepan pemerintahan yang bertemu langsung dengan masyarakat.

Tujuan akhirnya diha­rapkan seluruh Wali Jo­rong mampu menjalankan kewajibannya dan menciptakan pemerintahan yang baik dan mengayomi.

Bupati Solok Selatan H. Khairunas mengatakan jabatan sebagai Wali Jorong adalah tugas nyata, kerja lapangan, dan tanggungjawab langsung kepada masyarakat dan pemerintah kabupaten. Terlebih juga untuk tetap hadir di tengah ma­sya­rakat, untuk melayani, bukan dilayani.

“Saya sampaikan de­ngan tegas dan jelas, ke depan tidak boleh ada lagi Wali Jorong yang tidak menjalankan pemungutan pajak bumi dan bangunan (PBB), tidak melakukan va­lidasi dan pembaruan data dasawisma, dan tidak memahami serta mengurus data kependudukan dan pencatatan sipil,” kata Khairunas dalam pembukaan kegiatan Peningkatan Kapasitas Wali Jorong se-Kabupaten Solok Selatan di Hotel Pesona Alam Sa­ngir, kemarin.

Khairunas menegaskan, modal utama yang harus dimiliki oleh Wali Jorong saat ini adalah semangat dan kemampuan untuk menjalankan tugasnya di wilayahnya. Kemampuan untuk mengo­perasikan teknologi pun sudah tak bisa dinego lagi, kemampuan mutlak yang harus dimiliki.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan saat ini juga tengah mendorong pemerintahan berbasis data. Sebab itu, pelaporan dan pembaruan data harus dilakukan oleh Wali Jorong secara berkesinambungan.

“Kita ingin menegaskan, tidak ada lagi toleransi terhadap sikap tidak peduli, tidak aktif, atau merasa tidak memiliki tugas dan tanggungjawab,” tegasnya.

Pada pelatihan dan pem­bekalan kali ini, seluruh Wali Jorong yang hadir akan diberikan ilmu melalui kegiatan diskusi panel, outbond, dan pelatihan baris-berbaris. Kegiatan ini dibagi dalam tiga gelombang dan dilaksanakan sejak 15-18 Desember 2025. Kegiatan dipusatkan di Hotel Pesona Alam Sangir dan Pulau Mutiara, Kecamatan Sangir.

Materi akan diberikan oleh narasumber seperti Sekretaris Daerah Dr. H. Syamsurizaldi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. Efi Yandri, Kejaksaan Ne­geri, BPS, BPBD, TNI, Polri, dan juga rohaniawan. (jef)