METRO PESISIR

Tergerus Air, Jembatan Lubuak Cimatuang  Batang Anai Terancam Putus

0
×

Tergerus Air, Jembatan Lubuak Cimatuang  Batang Anai Terancam Putus

Sebarkan artikel ini
PENINJAUAN — Bupati Padangpariaman kembali turun langsung meninjau sejumlah titik lokasi terdampak bencana. Peninjauan ini dilakukan menyusul hujan dengan intensitas tinggi yang kembali mengguyur wilayah Padangpariaman sepanjang Minggu hingga kemarin.

PDG.PARIAMAN, METRO–Kekhawatiran akan potensi bencana banjir dan longsor susulan mendo­rong Bupati Padangpariaman, John Kenedy Azis , kemarin, kembali turun langsung meninjau sejumlah titik lokasi terdampak bencana . Peninjauan ini dilakukan menyusul hujan dengan intensitas tinggi yang kembali mengguyur wilayah Padangpariaman sepanjang Minggu  hingga kini.

Akibatnya, longsor susulan kembali terjadi di Korong Kampung Baru, Nagari Pasia Laweh, tepat di lokasi bekas longsor sebelumnya. Material longsor kembali menimbun badan jalan yang menjadi akses utama menuju Asam Pulau.

Bupati Padangpariaman bersama jajaran pe­rangkat daerah terkait pertama-tama meninjau rencana lokasi pembangunan Hunian Sementara (Hun­tara) di Korong Singguling, Nagari Singguling. Lokasi tersebut dipersiapkan sebagai langkah antisipatif untuk relokasi sementara warga terdampak bencana.

Selanjutnya, Bupati me­ninjau langsung lokasi longsor di Korong Kampung Baru. Berkat kesigapan ope­rator alat berat yang terus bersiaga di lapangan, material longsor berhasil dibersihkan sehingga akses jalan kembali dapat dilalui oleh masyarakat.

Dalam rangkaian peninjauan tersebut, Bupati juga melihat kondisi Jembatan Lubuak Cimantuang yang menghubungkan Nagari Pasia Laweh dengan Asam Pulau. Jembatan ter­sebut terancam putus akibat penggerusan fondasi oleh derasnya aliran banjir. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena jembatan tersebut merupakan jalur vital mobilitas warga.

Tak hanya itu, Bupati Padangpariaman juga me­ninjau kondisi debit air di Batang Anai, guna memastikan perkembangan situasi dan potensi ancaman banjir di wilayah hilir.

Di sela-sela peninjauan, Bupati  kembali mengingatkan seluruh masyarakat Kabupaten Padangpariaman untuk tetap me­ning­katkan kewaspadaan. Ia­ menegaskan bahwa kon­disi cuaca yang masih didominasi hujan berpotensi memicu bencana susulan, baik banjir maupun longsor.

“Kami mengimbau ma­syarakat untuk tetap was­pada, terutama yang berada di wilayah rawan bencana. Cuaca masih tidak menentu, dan potensi bencana susulan masih sangat mungkin terjadi,” tegas Bupati.

Pemerintah Kabupaten Padangpariaman, lanjutnya, terus melakukan langkah cepat dan koordinasi lintas sektor untuk memastikan keselamatan ma­syarakat serta percepatan penanganan pascabencana. (efa)