PASAMAN, METRO–Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pasaman, merupakan pilar ketahanan keluarga Aparatur Sipil Negara (ASN) dan agen kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Hal itu disampaikan Bupati Welly Suhery saat memberi sambutan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) DWP Pasaman ke-26 dengan tema “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan Dalam Pendidikan Anak Bangsa Untuk Indonesia Emas 2045.
Pada kesempatan itu, Bupati Welly Suhery juga mengapresiasi komitmen anggota DWP selama ini. Ia menegaskan bahwa peran istri ASN tidak hanya di dalam rumah tangga, tetapi juga berkaitan langsung dengan citra dan integritas suami sebagai aparatur negara.
“Saudari-saudari adalah sumber kekuatan moral yang membantu suami bekerja dengan tenang, profesional, dan berintegritas,” tegas Bupati Welly di hadapan para anggota DWP, termasuk, Sekda, Ketua DWP, serta kepala OPD. Hadir juga dalam kesempatan itu Ketua TP PKK Pasaman Ny. Lusi Welly Suhery.
“Karena itu, jangan sampai muncul permintaan atau tekanan yang melampaui kemampuan suami, apalagi yang berpotensi mengganggu pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya,” tambahnya.
Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dan kesantunan dalam bertutur kata serta bijak dalam menggunakan media sosial.
“Sikap yang baik akan mencerminkan integritas keluarga ASN dan memperkuat kehormatan organisasi,” ujarnya.
Di tengah situasi bencana banjir dan longsor yang belakangan melanda Pasaman, Bupati Welly menyerukan agar DWP aktif menunjukkan kepedulian. Ia menekankan pentingnya kehadiran yang tepat dan penuh empati di lokasi terdampak. “DWP perlu hadir secara aktif, tunjukkan kepedulian, perkuat kebersamaan, serta bantu meringankan beban warga terutama mereka yang terdampak,” serunya.
Ia juga mengingatkan agar dalam kunjungan ke lokasi bencana, para anggota DWP menyesuaikan penampilan. “Sederhana, tidak mencolok, dan mencerminkan sikap rendah hati,” ujar Bupati Welly.
Bupati menutup sambutannya dengan harapan agar semangat kebersamaan DWP terus terjaga dalam mendukung pembangunan daerah menuju Pasaman yang bangkit, berkarakter, maju, dan berkelanjutan. Seluruh rangkaian nilai yang dijaga DWP, menurutnya, memiliki keterkaitan erat dengan upaya mewujudkan cita-cita daerah tersebut.
Ketua DWP Kabupaten Pasaman Ny. Emelia Yudesri mengatakan peran strategis organisasi dalam membangun fondasi pendidikan keluarga untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Menurutnya peringatan kali ini menjadi momenbagi DWP untuk lebih baik lagi ke depannya. “Pada HUT ke-26 ini, kita tidak sekadar merayakan usia organisasi, tetapi memperkuat tekad untuk menjadi garda terdepan dalam pendidikan karakter anak bangsa. DWP Pasaman harus mengambil peran untuk kemajuan daerah,” pungkasnya.(ped/rel)






