SOLOK, METRO–Pemerintah Kabupaten Solok menggelar operasi pasar murah Tahun 2025 di Nagari Aie Dingin. Di Nagari Aia Dingin, pemerintah menyalurkan 3 ton beras, 1.200 kilogram gula pasir, dan 1.200 liter minyak goreng kemasan. Pasar murah ini diperuntukan kepada 600 kepala keluarga yang tersebar di 7 jorong. Dua jorong di antaranya merupakan wilayah terdampak bencana.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Dekranasda Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu, mengatakan diharapkan kegiatan ini dapat meringankan ekonomi masyarakat khususnya yang trdampak bencana.
Sementara Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperindag Kabupaten Solok, Rince Kusmaladewi, menjelaskan bahwa paket sembako yang diterima masyarakat bukan bantuan gratis, melainkan subsidi harga dari pemerintah daerah.
Satu paket berisi 5 kilogram beras premium, 2 liter minyak goreng kemasan, dan 2 kilogram gula pasir dengan harga normal Rp.164.500. Namun masyarakat hanya membayar Rp.90.000, karena 47 persen biaya ditanggung oleh pemerintah daerah.
“Selisih sebesar Rp.74.500 per paket dibayarkan langsung oleh pemerintah daerah kepada penyedia. Ini bentuk kehadiran pemerintah untuk menekan dampak lonjakan harga,” jelas Rince Kusmaladewi..
Sementara itu Kepala DKUKMPP, Radiyatul Hayat, menyebutkan bahwa Operasi Pasar Murah dilaksanakan sebagai respon pemerintah terhadap lonjakan harga bahan pokok akibat bencana alam serta meningkatnya kebutuhan menjelang hari besar keagamaan. “Kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan bahan pokok yang berkualitas dengan harga terjangkau, meskipun kondisi pasar sedang tidak stabil,” ujarnya. (vko)






