PAUH, METRO– Pemko Padang mempercepat langkah pemulihan wilayah pascamusibah banjir bandang. Minggu pagi (14/12), Wali Kota Padang Fadly Amran, turun langsung memimpin aksi gotong royong massal pembersihan material sisa bencana di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh.
Pusat kegiatan pembersihan difokuskan di kawasan RT 02 RW 02, tepatnya di area belakang Kantor UPTD Irigasi Wilayah II Gunung Nago. Ratusan personel gabungan yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), TNI-Polri, serta elemen masyarakat setempat bahu-membahu membersihkan lumpur tebal.
Fadly Amran menegaskan, pelibatan alat berat dan armada pengangkut sampah dilakukan untuk mempercepat pembersihan jalan, saluran drainase, dan pekarangan warga yang tertimbun pasir, kayu, serta material banjir lainnya.
“Banjir bandang meninggalkan dampak besar bagi masyarakat, termasuk di Kelurahan Kapalo Koto. Melalui aksi gotong royong ini, kita berharap lingkungan segera kembali bersih sehingga aktivitas warga bisa berangsur normal,” ujar Fadly Amran.
Selain fokus pada pembersihan fisik, wako juga menyampaikan langkah strategis pemerintah dalam menangani warga yang kehilangan tempat tinggal. Ia memastikan bahwa pendataan kerusakan infrastruktur dan rumah warga terus berjalan paralel dengan upaya rehabilitasi.
Fadly mengungkapkan bahwa puluhan keluarga yang terdampak paling parah kini telah mendapatkan kepastian tempat tinggal sementara.
“Sebanyak 80 keluarga warga terdampak telah direlokasi ke hunian sementara (huntara) di kawasan Rumah Khusus Nelayan, Lubuk Buaya. Selain itu, Pemko Padang juga tengah menyiapkan skema hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar dan menjaga semangat kebersamaan di masa sulit ini. Pemerintah Kota Padang berkomitmen memastikan distribusi bantuan logistik dan kebutuhan dasar tetap lancar hingga kondisi benar-benar pulih.
Kehadiran pemerintah yang turun tangan langsung ke lokasi bencana mendapat sambutan positif dari warga. Tokoh masyarakat Kapalo Koto, Zaitul Ikhlas Saad Datuak Rajo Intan, menyampaikan apresiasinya atas respon cepat Wali Kota dan jajarannya.
“Kehadiran pemerintah memberikan semangat dan harapan bagi masyarakat kami. Kami berharap proses pemulihan dapat berjalan lancar hingga kondisi benar-benar pulih seperti semula,” ungkap Datuak Rajo Intan.
Bersihkan Tabing Banda Gadang
Di hari yang sama, wako juga melihat langsung kondisi warga yang terkena dampak banjir bandang di Kelurahan Tabiang Banda Gadang (TBG), Kecamatan Nanggalo, Minggu (14/12).
Dalam kunjungan itu, Fadly Amran melakukan pengecekan kondisi lingkungan sekaligus memimpin aksi gotong royong pembersihan sisa material banjir bandang. Kegiatan tersebut melibatkan ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Padang.
Wali Kota Padang menegaskan komitmen Pemko Padang untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak serta mempercepat proses pemulihan pascabencana. Menurutnya, kerja bersama antara pemerintah dan seluruh elemen menjadi kunci agar pemulihan dapat berjalan lebih efektif.
“Dengan bekerja bersama, kami berharap proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat,” ujar Fadly Amran di sela kegiatan gotong royong.
Ia menjelaskan, upaya penanganan pascabencana tidak hanya difokuskan pada pembersihan lingkungan dan penyaluran bantuan kebutuhan harian bagi warga terdampak. Pemko Padang juga memprioritaskan penyediaan hunian bagi masyarakat yang rumahnya terdampak banjir bandang. (*/ren)






