SOLOK/SOLSEL

Dikerjakan Prajurit Batalyon TP Sarolangun dan Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, Pembangunan Dua Unit Jembatan Bailey Rampung

0
×

Dikerjakan Prajurit Batalyon TP Sarolangun dan Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, Pembangunan Dua Unit Jembatan Bailey Rampung

Sebarkan artikel ini
JEMBATAN RAMPUNG— Sejumlah prajurit TNI duduk santai setelah rampungnya dua unit Jembatan Bailey yang dibangun pascabencana di Kabupaten Solok. Jembatan Bailey di Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih dan jembatan Bailey di Jorong Sawah Sudut, Nagari Selayo, Kecamatan Kubung, juga sudah dapat dilewati dan digunakan masyarakat.

SOLOK, METRO–Dua unit Jembatan Bai­ley yang dibangun pascabencana di Kabupaten Solok, sudah rampung dan bisa digunakan. Jembatan Bailey di Nagari Paninggahan,  Kecamatan Junjung Sirih dan jembatan Bailey di Jorong Sawah Sudut, Nagari Selayo, Kecamatan Kubung, juga sudah dapat dilewati dan digunakan masyarakat.

Jembatan yang dikerjakan oleh prajurit TNI dari Batalyon TP Sarolangun, Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol itu mulai difungsikan sekitar pukul 14.00 WIB, Sabtu (13/12) kemarin.

Kehadiran jembatan ini kembali membuka akses transportasi warga yang sempat terputus akibat bencana.

Sekretaris Daerah Ka­bupaten Solok, Medison, mengatakan TNI telah mem­bantu percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana, khususnya pembangunan jembatan yang sangat dibutuhkan ma­syarakat.

“Dengan berfungsinya dua jembatan Bailey ini, diharapkan aktivitas e­ko­nomi, distribusi logistik, serta mobilitas warga di wilayah terdampak dapat kembali berjalan normal,” kata Medison.

Sebelumnya, dua unit jembatan ini hanyut tersapu banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu. Akibatnya, akses tran­sportasi masyarakat putus dan daerah itu sempat te­risolasi.

“Bahkan dalam me­nya­lurkan bantuan, petugas juga mengalami kesulitan. Namun dengan berfungsinya jembatan bailey ini, kawasan yang sempat terisolasi kembali terbuka dan dapat dilalui kendaraan,” sebut Medison. (vko)