SOLOK, METRO–Dua unit Jembatan Bailey yang dibangun pascabencana di Kabupaten Solok, sudah rampung dan bisa digunakan. Jembatan Bailey di Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih dan jembatan Bailey di Jorong Sawah Sudut, Nagari Selayo, Kecamatan Kubung, juga sudah dapat dilewati dan digunakan masyarakat.
Jembatan yang dikerjakan oleh prajurit TNI dari Batalyon TP Sarolangun, Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol itu mulai difungsikan sekitar pukul 14.00 WIB, Sabtu (13/12) kemarin.
Kehadiran jembatan ini kembali membuka akses transportasi warga yang sempat terputus akibat bencana.
Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, mengatakan TNI telah membantu percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana, khususnya pembangunan jembatan yang sangat dibutuhkan masyarakat.
“Dengan berfungsinya dua jembatan Bailey ini, diharapkan aktivitas ekonomi, distribusi logistik, serta mobilitas warga di wilayah terdampak dapat kembali berjalan normal,” kata Medison.
Sebelumnya, dua unit jembatan ini hanyut tersapu banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu. Akibatnya, akses transportasi masyarakat putus dan daerah itu sempat terisolasi.
“Bahkan dalam menyalurkan bantuan, petugas juga mengalami kesulitan. Namun dengan berfungsinya jembatan bailey ini, kawasan yang sempat terisolasi kembali terbuka dan dapat dilalui kendaraan,” sebut Medison. (vko)






