PESSEL, METRO–Menjadikan destinasi pariwisata baru di Kabupaten Pesisir Selatan untuk mendatangkan kunjungan wisatawan dan PAD Kabupaten Pesisir Selatan, tahun 2023 dan 2024, Pemkab Pesisir Selatan mengalokasikan anggaran sebesar Rp3 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan infrastruktur dasar.
Karena melihat potensi yang luar biasa Pemda Pesisir Selatan langsung merancang dan memerintahkan dinas terkait untuk merencanakan pembebasan lahan. Pada APBD-P 2021 telah dibebaskan lahan seluas 3,2 Ha dengan nominal Rp 2,2 M. Dengan DAK tahun 2023 sebesar Rp 3,2 miliar. Yang mana progres nya sampai saat ini tinggal menunggu kelengkapan administrasi.
Sedangkan di tahun 2024, Pemkab Pessel melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Kabupaten Pessel dengan dana DAK Rp. 2,9 Miliar, untuk pembangunan fisik. Seperti, TIC, menara pandang, jalan dan alat kelengkapan TIC. Dalam master plain rencana Pengembangan Objek Plaza Timbulun ada empat segmen di dataran air terjun timbulun.
Segmen pertama (bantaran rendah atau pinggiran), Segmen kedua perbukitan sebelah kiri memiliki keunikan (dibangun 1000 tangga menuju puncak glass bridge (jembatan kaca). Dan, segmen ketiga (pembangunan agro-wisata – glass bridge), dan segmen keempat adalah wahana air sungai, dimulai dari air terjun timbulun sampai dengan sepanjang aliran sungai (kolam re-nang, jembatan penyeberangan, dan wahana air lainya).
Pada tahun 2025, Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga kembali melanjutkan pembangunan Air Terjun Timbulun untuk memperkuat daya tariknya sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Pesisir Selatan. Namun kini bangunan infrastruktur dasar telah rampung di bangun sangat disayangkan tidak dapat difungsikan sesuai dengan apa menjadi tujuan awal. Padahal, tidak sedikit anggaran telah digelontorkan.
Tentu hal itu menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat akan kelanjutan pengembangan Objek Wisata Plaza Timbulun.
Menindak lanjuti hal itu, Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Kabupaten Pesisir Selatan, Roli Buchari kepada Posmetro, Jumat (12/12), membenarkan jika Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, melalui DPKAD Kabupaten Pessel tidak ada mengangarkan lagi untuk pembangun fisik. “DPKAD memang tidak mengangarkan,.jadi tahun 2026 tidak lagi kegiatan fisik, “ tegas Roli Buchari.
Walaupun tidak lagi kegiatan fisik, Dispora Kabupaten Pesisir Selatan, melalui DPKAD , Roli menyebutkan pada tahun 2026 dianggarkan untuk biaya perawatan, misalnya pembersihan rumput dan ilalang. (rio)






