PADANG, METRO – Sekolah Menengah Kejuaran Pertanian Pembangunan SMK PP) Negeri Padang, Selasa (30/4) mewisuda sebanyak 89 orang siswa untuk tahun ajaran 2018-2019. Wisuda yang dilakukan di Aula SMK PP Negeri Padang Lubuk Minturun ini dihadiri oleh pihak Dinas Pertanian Sumbar dan Dinas Pertanian Kota Padang yang langsung dihadir Kepala Dinas Pertanian Lukman serta pihak terkait lainnya.
”Alhamdulilah, saat ini kita sudah melantikan lulusan ke 67 sebanyak 89 orang siswa,” ujar Kepala Sekolah SMK PP Negeri Poadang Suhandi SP Mpd kepada POSMETRO usai pelantikan kelulusan siswa kemarin.
Dikatakan Suhandi, mereka yangh dinyatakan lulus ini memiliki nilai terbaik sesuai kemampuan yang dimiliki dibidang masing masing. Sesuai tema millenial Agropreneurs menyongsong Revolusi Industri.
Mereka yang telah menamatkan pendidikan di SMK PP Negeri Padang ini adalah generias muda yang memiliki kemampuan handal dalam bidang pertanian berdasarakan kompetensi yang didapat. Usai menamatkan ini mereka bisa kulaih, bekerja dan mengembangkan ilmu yang didapat dapat dari sekolah.
Siswa siswa ini memiliki kemampuan dalam bidang pertanian khususnya berwirausaha.
“Hebatnya kemapuan itu tergantung siswanya untuk mempraktekan di lapangan.
Jadikanlah ilmu ini sebagai pembuka jalan kedepannya. Jangan sia-siakan apa yang didapat dari sekolah,” ingat Suhandi.
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Padang, Lukman, mengaku, dunai pertanian tak lepas dari kehidupan manusia. Dengan tantangan revolusi industri yang berlangsung ini, ananda diharapkan jadi pilot projek dalam perkembangan ilmu pertanian.
UPTD Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pembangunan Pertanian (PP) Negeri Padang adalah sebuah sekolah pertanian yang menyiapkan siswa memiliki keahlian dalam bidang pertanian. Mewujudkan siswa menjadi pribadi berkarakter dan jiwa wirausaha yang mampu memanfaatkan lingkungan strategis.
Lebihjauh dikatakamn Lukman, jebolan SMK PP Negeri Padang menguasai teknologi pertanian. Kita yakin kelak mereka akan mengayomi para petani nantinya di lapangan usai lulus nantinya.
”Selain itu, meningkatkan profesionalisme pendidikan dan tenaga kependidikan akan menghasilkan tenaga muda dibidang pertanian yang tangguh berjiawa wirausaha,” yakin Lukman. (ped)





