METRO SUMBAR

Luluhlantak Akibat Banjir Bandang, Bupati Eka Putra Ajak Menteri PU Lihat Kondisi Malalo

0
×

Luluhlantak Akibat Banjir Bandang, Bupati Eka Putra Ajak Menteri PU Lihat Kondisi Malalo

Sebarkan artikel ini
BERIKAN KETERANGAN—Menteri PU RI Dody Hanggodo, Anggota DPR RI Andre Rosiade dan Wakil Gubernur Vasko Ruseimy serta Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM, berikan keterangan pada wartawan terkait kondisi di beberapa daerah di Tanah Datar setelah dihantam banjir bandang.

TANAHDATAR, METRO–Bupati Tanah Datar Eka Putra,  Dandim 0307 Tanah Datar, Kapolres Padang Panjang, Asisten II Setda Tanah Datar dan Kepala Organisasi Perangkat Da­erah sambut kedatangan Menteri PU RI Dody Hanggodo, Anggota DPR RI Andre Rosiade dan Wakil Gubernur Vasko Ruseimy beserta Dirjen Kementerian PU RI, Senin (8/12) di Mega Mendung, Nagari Singgalang, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar.

Usai melihat langsung kondisi Mega Mendung yang sudah porak poranda dan jalan arteri penghu­bung Kota Padang sebagai Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat, Padang Panjang, Bukittinggi bahkan hingga ke Pekanbaru, Menteri PU Dody Hanggodo langsung meninjau kondisi Nagari Pa­dang Laweh Malalo yang turut luluh lantak akibat banjir bandang tersebut.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan Kementerian PU akan mengusulkan anggaran sekitar 13 triliun untuk rehabilitasi dan rekonstruksi seluruh infrastruktur yang rusak akibat bencana alam yang melanda Sumatera Barat beberapa waktu lalu itu termasuk di Tanah Datar. “Kita sudah mengusulkan khusus untuk Sumbar itu sekitar Rp13 triliun, namun itu baru personal. Nanti akan dibuat usulan tertulis kepada Presiden,” kata Menteri PU Doddy Hanggodo yang juga berkesempatan melihat langsung jalan yang putus di Nagari Sumpur dan rumah-rumah yang hancur di Tanjung Sawah Nagari Padang La­weh Malalo Kecamatan Batipuh Selatan itu.

Dari hasil tinjauan la­pangan tersebut, Ia me­ne­gas­kan Kementerian PU dan pihak-pihak terkait se­pakat untuk segera memperbaiki semua infrastruktur yang terdampak bencana termasuk jalan, jembatan dan lainnya. “Kita akan bereskan semua infrastruktur yang terdampak dan sesuai arahan Presiden Prabowo akan dikerjakan ulang oleh pemerintah pusat,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Ia menjelaskan Kementerian PU pada dasarnya telah mengumpulkan data infrastruktur yang rusak di Sumbar akibat bencana, baik itu jalan meliputi jalan nasional, provinsi maupun kabupaten dan perkotaan.

Andre juga sebut termasuk, kerusakan irigasi, gedung perkantoran, rumah ibadah, sekolah, madrasah dan infrastruktur lainnya. “Jadi didata oleh Kementerian PU, sudah dihitung sebesar Rp13 triliun dan ini sudah disampaikan ke Presiden,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra sam­pai­kan ucapan terima kasih atas kunjungan Menteri PU bersama rombongan ke Tanah Datar.

Ia instruksikan kepada seluruh OPD untuk saling bekerja sama dan kepada OPD terkait untuk segera mendata, mengingat anggaran Rp13 triliun itu untuk seluruh wilayah Sumatera Barat. “Diminta semua OPD aktif dan gerak cepat, kepada BPBD diminta untuk mengkoordinir, mengawal OPD lain dalam menyusun dan menentukan langkah-langkah untuk rekonstruksi dan rehabilitasi pasca bencana ini,” sampainya.

Bupati Eka Putra juga sampaikan jika daerah tidak akan mampu sepenuhnya memperbaiki fasilitas umum maupun rumah-rumah warga yang hancur jadi tergantung kepada Pemerintah Pusat juga.

Ditambahkan Bupati Eka Putra, untuk itu OPD agar segera menyampaikan proposal kepada Pemerintah Pusat, mengingat anggaran tersebut tentu daerah lain yang terdampak cukup parah juga sangat membutuhkan.

Usai meninjau lapangan Bupati Eka Putra, Wakil Bupati Ahmad Fadly, Ketua DPRD Anton Yondra, Forkopimda dan seluruh Kepala OPD serta relawan melanjutkan rapat evaluasi pasca bencana tersebut di posko utama lapangan bola kaki Nagari Batutaba (ant)