KHATIB, METRO – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) diprediksi mengalami kenaikan perolehan suara dan kursi di Sumbar. Baik itu untuk kursi DPRD provinsi atau DPRD kabupaten/kota se-Sumbar.
“Alhamdulillah untuk perolehan sementara berdasarkan data dari tim kita di lapangan, untuk DPRD provinsi, PKB diprediksi akan mendapatkan tiga kursi yaitu di Dapil Sumbar 2, Dapil 4 dan Dapil 6, masing- masing satu kursi,” kata Sekretaris DPW PKB Sumbar, Firdaus Rabu (1/5).
Ia menyampaikan, terdapat kenaikan 200 persen. Dimana pada Pemilu 2014 lalu, PKB hanya bisa mendapatkan satu kursi DPRD Sumbar yaitu dari dapil Sumbar 4 (Pasaman dan Pasaman Barat) atas nama Burhanuddin Pasaribu.
“Itu hitungan sementara dari tim kami, tentu untuk secara resmi kami menunggu penetapan dari KPU secara resmi,” kata Firdaus.
Tidak hanya DPRD provinsi sebut Firdaus, kenaikan perolehan kursi yang signifikan juga terjadi di beberapa kabupaten/kota. Bahkan ada beberapa kabupaten pada pemilu 2014 lalu tidak ada kursi PKB, sekarang partai besutan Muhaimin Iskandar itu bisa bersaing memperebutkan kursi di sana.
“Untuk DPRD kabupaten/kota se-Sumbar, PKB juga mengalami kenaikan jumlah perolehan kursinya. Diperkirakan peningkatan perolehan kursi itu sampai 60 parsen. Dimana 2014, se-Sumbar PKB hanya memiliki kursi sebanyak 19 dan pada 2019 ini untuk sementara sudah ada 27 kursi berdasarkan hitungan dari C1 para saksi dan rekap di Kecamatan,” katanya.
Lebih rinci Firdaus menjelaskan, 27 kursi tersebut berasal dari Pasaman 4 kursi, perolehan ini sama dengan sebelumnya, dan Pasaman Barat 3 kursi, ada kenaikan satu kursi untuk di Pasbar.
“Begitu juga dengan Limapuluh Kota memperoleh 3 kursi, dimana sebalumnya hanya 2 kursi. Sementara di Payakumbuh sebelumnya tidak ada dan sekarang mendapatkan 2 kursi,” katanya.
Sementara itu, untuk Bukittinggi, Padangpanjang, Tanahdatar dan Dharmasraya, PKB berhasil memperoleh satu kursi masing-masing. Dimana Bukittinggi dan Dharmasraya ini kursinya tetap dibandingkan pemilu sebelumnya. “Tetapi untuk Padangpanjang dan Tanahdatar, dua daerah ini baru. Karena 2014 lalu tidak ada kursi,” katanya.
Lebih menarik lagi di Sijunjung ungkapnya, dimana PKB berhasil mendapatkan 3 kursi, masing-masing dapil satu kursi. Dimana pada 2014, di Kota Lansek Manih tersebut PKB tidak memiliki kursi. “Di Solok Selatan, PKB menambah perolehan kursi satu lagi, sebelumnya hanya 1 kursi dan saat ini diprediksi memiliki 2 kursi,” katanya.
Sama halnya dengan Pesisir Selatan sebutnya, dimana PKB mendapatkan 3 kursi dan sebelumnya hanya satu kursi. Berbeda dengan Padang, PKB harus kehilangan kursinya. Pada 2014, PKB memiliki satu kursi dan saat ini berpotensi kehilangan kursi.
“Hasil tersebut masih bersifat sementara, dan secara resmi tentu menunggu hasil dari penetapan KPU,” ujar Firdaus.
Kendati demikian, Firdaus atas nama besar PKB juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Sumbar yang telah mengamanah suaranya pada PKB, serta kepada seluruh kader yang telah berjuang bersama-sama PKB hingga saat ini.
“Kami mengucapkan terimakasih atas amanah yang diberikan, namun perjuangan ini belum tuntas masih perlu pengawalan sampai ditetapkannya oleh KPU,” tutupnya. (heu)





