OLAHRAGA

Magis Bernabéu vs Mesin Gol Haaland, Siapa yang Bertahan?

0
×

Magis Bernabéu vs Mesin Gol Haaland, Siapa yang Bertahan?

Sebarkan artikel ini

STADION Santiago Bernabéu akan menjadi pusat perhatian pecinta sepak bola dunia pada Kamis (11/12) dini hari WIB ketika Real Madrid menjamu Manchester City pada matchday ke-6 fase liga Liga Champions UEFA.

Laga ini bukan hanya perebutan tiket ke babak 16 besar, namun juga pertempuran gengsi dua raksasa Eropa yang sedang berada dalam situasi berbeda.

Real Madrid menempati posisi kelima klasemen grup dengan 12 poin, sementara Manchester City berada di posisi kedua dengan 10 poin. Keduanya membutuhkan kemena­ngan untuk mengamankan langkah ke fase gugur sesegera mungkin.

Rodrygo menyebut per­temuan Madrid–City sebagai “derby sesungguhnya di Liga Champions”. Ungkapan itu bukan tanpa alasan. Dalam lima pertemuan terakhir, Los Blancos unggul dengan tiga kemenangan, satu imbang, dan sekali kalah.

“Ini telah menjadi derby Liga Champions yang sesungguhnya,” ujar Rodrygo dikutip dari situs resmi UEFA.

Musim lalu, Madrid men­dominasi Man City pada babak playoff 16 besar, menang 3-2 dan 3-1.

Kekalahan 0-2 dari Celta Vigo akhir pekan lalu membuat teriakan kritik terhadap Xabi Alonso semakin nyaring. Los Blancos kini hanya meraih dua kemenangan dari tujuh laga terakhir di semua kompetisi dan tertinggal empat poin dari Barcelona di La Liga.

Badai cedera membuat situasi makin sulit. Madrid kehilangan sejumlah bek utama—Eder Militao, Dani Carvajal, Trent Alexander-Arnold, dan Ferland Me­ndy.

Laga melawan City disebut-sebut bisa menjadi penentu masa depan Alonso. “Kami semua bertanggung jawab. Kami harus menunjukkan sisi berbeda pada hari Rabu,” tegas Alonso dalam konferensi pers.

Meski diterpa masalah, Madrid masih sempurna di kandang pada Liga Champions musim ini. Magis Bernabéu bisa menjadi kekuatan penting.

Manchester City juga sempat tersungkur di Liga Champions setelah kalah 0-2 dari Bayer Leverkusen, namun langsung bangkit dengan tiga kemenangan beruntun di Premier Lea­gue.

Absennya Rodri dan Mateo Kovacic memang menjadi kendala, tetapi kedalaman skuad City te­tap mengesankan.

Erling Haaland sedang tajam-tajamnya, dan menjadi ancaman besar bagi pertahanan Madrid yang timpang.

Dengan kondisi Madrid yang kekurangan bek, City diprediksi akan menekan sejak menit awal. Namun kecepatan Vinícius dan ketajaman Mbappé dapat menjadi penentu jika Ma­drid berhasil memanfaatkan serangan balik.

Apapun hasilnya, laga ini akan menorehkan cerita besar—entah kelolosan dramatis, kebangkitan tu­an rumah, atau awal perubahan besar di kursi pelatih Real Madrid. (*/rom)