METRO SUMBAR

Bupati Pasbar Doa Bersama di Lokasi Longsor, Pencarian Korban Hilang Terus Dilakukan

0
×

Bupati Pasbar Doa Bersama di Lokasi Longsor, Pencarian Korban Hilang Terus Dilakukan

Sebarkan artikel ini
DOA BERSAMA— Bupati Pasaman Barat Yulianto, pimpin doa bersama di lokasi bencana Kecamatan Talamau, Jumat (5/12). Bupati berharap seluruh korban segera ditemukan sehingga keluarga memperoleh kepastian.

PASBAR, METRO–Bupati Pasaman Barat Yulianto, meninjau langsung lokasi bencana longsor di Kecamatan Tala­mau, Jumat (5/12), untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal. Kegiatan ini menjadi sarana penguatan koordinasi lapangan, penyaluran bantuan Pemerintah Daerah, serta dukungan moril kepada masyarakat terdampak.

Kegiatan peninjauan juga dihadiri oleh Wakil Bupati M. Ihpan, anggota DPRD Pasaman Barat Yodrizal dan Theo Satria, Ketua TP PKK Pasaman Barat, sejumlah kepala OPD, Kabag Kesra, komunitas off-road, awak media, serta unsur masyarakat lainnya. Rombongan membawa le­bih dari 4 ton cadangan pangan beras serta bantuan sembako. Pemda juga menyerahkan 1 unit kursi roda untuk Pak Simik (75), salah satu warga yang terdampak banjir dan longsor.

Setibanya di titik longsor, Bupati Yulianto memastikan operasional alat berat dan kinerja tim pencarian berjalan maksimal. Hingga Jumat (5/12) siang, tim gabungan kembali menemukan satu korban longsor di Tinggam Sinuruik atas nama Rafa (7) dalam keadaan meninggal dunia. Pencarian korban lain ma­sih terus berlangsung. Upaya evakuasi turut di­per­kuat oleh 50 personel TNI dari Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Jambi yang membantu proses penca­rian dan pembersihan material longsor bersama Basarnas, BPBD, Polri, dan relawan.

Usai peninjauan, rombongan menggelar doa bersama yang dipimpin Kabag Kesra Getri Ardenis. Doa dipanjatkan untuk pa­ra korban serta kelancaran proses pencarian. Suasana haru menyelimuti lokasi ketika rombongan, relawan, dan warga ikut me­nundukkan kepala. “Melihat kondisi yang menimpa masyarakat kami, hati sa­ya hancur. Ini ujian berat bagi kita semua,” ujar Bupati Yulianto.

Ia berharap seluruh korban segera ditemukan sehingga keluarga memperoleh kepastian.  “Semoga Allah SWT meringankan beban keluarga dan mempermudah tim gabu­ngan dalam menemukan saudara-saudara kita yang masih tertimbun.”

Pada puncak doa, Kabag Kesra melantunkan azan di lokasi tempat para korban diperkirakan tertimbun. Lantunan tersebut menggema di lembah yang rusak diterjang longsor, mengundang rasa haru seluruh pihak yang hadir. Momen ini menjadi simbol penghormatan Pemda atas duka yang dialami ma­syarakat Sinuruik.

Selanjutnya Bupati dan rombongan juga mengunjungi keluarga korban Ra­fael Gusti Pratama (7) untuk menyampaikan duka cita mendalam atas nama Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat. Dalam kunjungan tersebut, Pemda memberikan penguatan moril serta memastikan seluruh kebutuhan keluarga korban mendapat perhatian penuh selama masa tanggap darurat ini.

Dalam arahannya, Bupati Yulianto menegaskan dua prioritas utama: pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, terutama pengungsi, serta kesiapsiagaan layanan ke­sehatan. Tim medis diminta siaga 24 jam dan memastikan seluruh bantuan logistik tersalurkan tepat sasaran, termasuk bantuan khusus bagi warga lanjut usia dan yang memiliki keterbatasan fisik seperti Pak Simik. Bupati juga me­nyampaikan apresiasi kepada Forkopimca Talamau, niniak mamak, tokoh ma­syarakat, relawan, dan seluruh pihak yang terlibat aktif sejak hari pertama bencana. (end)