AGAM, METRO–Penanganan pascabencana banjir bandang di Kabupaten Agam mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat dan TNI. Sabtu (6/12), Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal SE M.Com, mendampingi Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, serta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, meninjau langsung kondisi terdampak di Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan.
Kedua pejabat tinggi negara tersebut datang pada waktu yang berbeda, namun dengan tujuan yang sama: memastikan percepatan penanganan dan pemulihan wilayah yang rusak akibat bencana.
Wakil Bupati Muhammad Iqbal menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian serta kepedulian pemerintah pusat dan TNI terhadap masyarakat Agam.
“Kehadiran Wakil Panglima TNI dan Menteri ATR/BPN menjadi semangat baru bagi warga yang sedang berupaya bangkit dari bencana,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Wabup memaparkan kondisi terkini penanganan pascabencana, termasuk progres evakuasi, penanganan pengungsi, hingga kebutuhan darurat yang masih diperlukan masyarakat di lapangan. Ia menegaskan bahwa Pemkab Agam terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat proses pemulihan.
Sementara itu, Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, menyampaikan duka mendalam terhadap musibah yang menimpa masyarakat Sumatra Barat, khususnya Kabupaten Agam. Sebagai bentuk kepedulian, ia menyerahkan bantuan berupa kebutuhan sandang, perlengkapan ibadah, alat makan, bahan pangan, air minum, perlengkapan kebersihan serta kesehatan, hingga kebutuhan khusus bayi dan anak-anak.
Selain itu, Kementerian ATR/BPN juga memberikan bantuan operasional sebesar Rp30 juta untuk mendukung mobilisasi penanganan bencana.
Senada dengan itu, Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, menegaskan kesiapan TNI untuk membantu pemulihan secara maksimal, baik melalui pengerahan personel maupun dukungan logistik.
“TNI siap bekerja sama dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi serta akses wilayah terdampak dapat segera dipulihkan,” tegasnya.
Kehadiran dua pejabat tinggi negara tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi lintas sektor dan mempercepat proses pemulihan bagi masyarakat Palembayan dan sekitarnya yang terdampak banjir bandang. (pry)






