SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

TP-PKK Serahkan Bantuan 313 Paket Korban Bencana Solok

0
×

TP-PKK Serahkan Bantuan 313 Paket Korban Bencana Solok

Sebarkan artikel ini
SALURKAN BANTUAN— Ketua TP-PKK Kota Sawahlunto Ny. Yori Gemitia Riyanda Putra dalam penyaluran bantuan untuk korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Solok.

SAWAHLUNTO, METRO–Tim Penggerak PKK Kota Sawahlunto, bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan Dharma Wanita Persatuan (D­WP) dan Uda Uni Kota Sawahlunto memberikan sebanyak 313 paket sembako serta pakaian layak pakai ditambah sejumlah santunan untuk membantu korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten Solok.

Ketua TP-PKK Sawahlunto Ny. Yori Gemitia Ri­yanda Putra,  mengatakan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian ma­syarakat Sawahlunto terhadap kondisi warga di daerah tetangga yang terdampak bencana hidrometeorologi sehingga me­nimbulkan korban manusia maupun harta benda.

“Saat situasi bencana, kelompok ibu dan anak harus memperoleh perhatian khusus karena memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap gangguan kesehatan dan gangguan sosial lainnya. Itu yang membuat kami bergerak cepat untuk memberikan dukungan,” ungkap Yori Gemitia Riyanda Putra.

Dikatakan Yori Gemitia Riyanda Putra,  paket bantuan tersebut disalurkan melalui posko resmi Pemerintah Kabupaten Solok agar distribusinya tepat sasaran dan mem­prioritaskan kelompok rentan.

Bantuan yang diserahkan antara lain bahan pa­ngan pokok, kebutuhan harian, perlengkapan sa­nitasi dasar, serta pakaian layak pakai yang dihimpun oleh TP-PKK, GOW, DWP, dan masyarakat Sawahlunto.

Ny. Yori Riyanda me­nyebut kolaborasi antarorganisasi perempuan ini telah menjadi salah satu kekuatan sosial Sawahlunto dalam merespons bencana, baik di dalam kota maupun kabupaten tetangga. “Kegiatan solidaritas ini juga merupakan langkah memperkuat jejaring sosial perempuan dalam membantu percepatan pemulihan pascabencana.

Pemerintah Kota Sa­wahlunto sebelumnya telah mengirimkan enam personel Tagana untuk mendukung dapur umum di posko penanganan bencana dan mengoordinasikan mekanisme penyaluran bantuan agar terintegrasi dengan BPBD dan Dinas Sosial,” tuturnya. (pin)