METRO BISNIS

BRI Regional Office Padang Bagikan 5000 Nasi Bungkus kepada Warga Terdampak Banjir

0
×

BRI Regional Office Padang Bagikan 5000 Nasi Bungkus kepada Warga Terdampak Banjir

Sebarkan artikel ini
Warga terdampak banjir menikmati nasi bungkus yang dibagikan BRI RO Padang

PADANG, METRO–Bencana banjir dan longsor melanda sejumlah daerah di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Termasuk Kota Padang sebagai ibu kota provinsi ini.

Bank Rakyat Indonesia (BRI) bergerak cepat hadir di tengah masyarakat yang berduka. Melalui Program BRI Peduli TJSL, sekitar 5.000 nasi bungkus dengan total bantuan senilai Rp50 juta dibagikan untuk warga terdampak banjir.

Di saat hujan tiada henti sepekan lamanya dan mereka tak bisa memasak di dapur karena rumah mereka terendam air, BRI datang bagai malaikat dengan membawa bantuan yang sangat mereka butuhkan saat itu. Nasi bungkus dibagikan kepada warga.

“BRI Peduli hadir sebagai dukungan nyata untuk masyarakat Sumatera Barat yang terdampak banjir dan longsor,” ujar Regional CEO BRI Padang, Riza Pahlevi kepada wartawan di Padang.

Nasi bungkus dibagikan tim relawan BRI dengan mendatangi warga ke rumahnya masing-masing, yaitu warga Ikua Koto dan Lubuk Minturun di Kecamatan Koto Tangah serta warga Kecamatan Nanggalo. Setiap warga yang dijumpai, memberikan mengucapkan terima kasih dengan senyum yang terukir di bibirnya.

Ditamhbahkan Riza, BRI Peduli akan kembali hadir menyalurkan bantuan untuk warga yang terdampak bencana ini pada sejumlah titik lokasi bencana lainnya di Kota Padang pada masa pemulihan usai bencana.

Riza juga mengajak segenap pihak untuk saling menjaga lingkungan agar bencana serupa tak terulang lagi. Banjir menimbulkan kerugian yang sangat besar, tak hanya kerugian harta benda tetapi juga bisa merenggut nyawa.

Perlu dibangun kesadaran menjaga lingkungan. Banjir sering terjadi karena masalah sepele, seperti membuang sampah ke selokan atau sungai. Selain itu, mencegah banjir dapat dilakukan dengan program tebang pilih dan reboisasi. Pohon yang telah ditebang sebaiknya diganti dengan menanam pohon baru.(rel/fan)