METRO PESISIR

Tingkatkan Kapasitas dan Kemampuan Siswa-Siswi dalam Kedaruratan Bencana

0
×

Tingkatkan Kapasitas dan Kemampuan Siswa-Siswi dalam Kedaruratan Bencana

Sebarkan artikel ini
LATIHAN—Siswa-siswi yang ikut latihan kedaruratan bencana di Kota Pariaman.

PARIAMAN, METRO–Untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan siswa-siswi dalam kedaruratan bencana di Kota Pariaman, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pariaman melibatkan Forum Remaja Palang Merah Indonesia (FORPIS) Kota Pariaman yang berasal dari setiap sekolah SMA/SMK se Kota Pariaman, kemarin.

Sekretaris PMI Kota Pariaman, Priyaldi menyebutkan, mereka sebelum­nya telah kita lakukan pe­latihan bagaimana melakukan penanggulangan bencana, dan melakukan tindakan-tindakan pada masa recovery atau pemulihan pasca bencana. “Saat ini masa pemulihan pasca bencana di Kota Pariaman, kami dari PMI Kota Pariaman menggaet siswa-siswi ini SMA/SMK untuk me­numbuhkan rasa ke­pe­dulian terhadap bencana yang terjadi di daerah me­reka masing-masing ,” ujarnya kepada Tim Peliput Media Center Kominfo Ko­ta Pariaman, kemarin.

Priyaldi mengatakan, mereka merupakan relawan junior yang kita upa­yakan untuk menanamkan rasa solidaritas, kerelawa­nan yang lebih tinggi da­lam menghadapi bencana kedepan.

Harapannya dengan pengabdian dari adik-adik PMR ini dapat meningkatkan kemampuan dan skill mereka dalam penanggulangan bencana, karena bencana itu tidak bisa kita prediksi kapan dan dimana terjadi. “Kesempatan ini sangat berguna bagi mereka ditengah-tengah ma­syarakat, sebagai pelopor aktif mengedukasi ma­syarakat, menggerakkan solidaritas, serta mena­namkan nilai kepedulian sejak dini ,” imbuhnya.

Disamping itu, dirinya menegaskan bahwa kehadiran relawan, baik dari P­MI maupun PMR, merupakan garda terdepan dalam membantu masyarakat di saat bencana, kedaruratan, maupun kegiatan sosial lainnya.

Salah seorang anggota Forum Remaja Palang Me­rah Indonesia (FORPIS) Kota Pariaman, Fawaza (17) merasa sangat senang telah diberi kesempatan oleh PMI Kota Pariaman. “Kami mendapat pengalaman baru dan ilmu tentang bagaimana cara menghadapi bencana yang terjadi ,” ujar siswa SMAN 2 Pa­riaman ini.

Ia mengatakan, kami sudah mendapatkan izin dari orangtua untuk bertugas dan orangtua juga sa­ngat mensuport dengan aksi kemanusian yang kami lakukan ini. “Orangtua sa­ngat mendukung dan pihak sekolah pun juga mengizinkan karena tugasnya pada hari libur sehingga tidak mengganggu proses belajar di sekolah ,” ungkap­nya.

Dirinya bersama teman-teman lainnya sangat antusias dalam kegiatan ini, karena bagi mereka ini sebuah momentum memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial. “Sebagai generasi muda Kota Pariaman, kami ikut prihatin atas musibah yang terjadi di Kota Pariaman ini sehingga menggerakan hati kami untuk turut membantu ma­sya­rakat yang terdampak bencana ,” tutupnya.(efa)