METRO PESISIR

Inovasi Dukcapil Bentuk Pelayanan OPD

0
×

Inovasi Dukcapil Bentuk Pelayanan OPD

Sebarkan artikel ini

PADANGPARIAMAN, METRO – Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni menyatakan inovasi yang di lakukan Dinas Dukcapil Padangpariaman adalah bentuk kemudahan pelayanan yang ada di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Padangpariaman.
“Dinas Dukcapil Padangpariaman telah melakukan berbagai upaya untuk peningkatan kualitas pelayanan publik,” kata Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni, kemarin, saat mendampingi kunjungan Litbang Kemenkes RI ke Kabupaten Padangpariaman yaitu ke Dinas Dukcapil Padangpariaman.
Katanya, fasilitas pelayanan baik dikantor dan pelayanan-pelayanan mobile dilengkapi untuk memperbanyak media yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk pelayanan adminduk.
Sebut saja katanya, pelayanan pada front office yang telah berstandar, pelayanan keliling, pelayanan ke sekolah-sekolah, pelayanan di klinik atau rumah sakit yang di-brand Alpa Beta, program KTP-el bagi pemula yang disebut Kadoku KTP-el dan banyak lagi pelayanan lainnya.
“Semua inovasi yang dilakukan oleh Disdukcapil telah dilaksanakan sesuai dengan latar belakang pembangunannya dan terus ditingkatkan untuk menghasilkan kinerja yang lebih baik,” ujanya.
Dikatakan, perubahan-perubahan terus dilakukan untuk mempercepat proses, membuat pelayanan menjadi semakin cepat dan mudah. Semua informasi pelayanan juga dapat diakses melalui website Disdukcapil pada dukcapil.padangpariamankab.go.id
Apalagi katanya, pada kesempatan penghargaan kali ini, Disdukcapil juga mendapatkan hadiah berupa 1 (satu) buah sepeda motor yang akan dimanfaatkan untuk pelayanan.
“Kita mengapresiasi Disdukcapil yang terus berbenah. Dibuktikan dengan mendapatkan berbagai penghargaan, menandakan Disdukcapil terus melakukan pembenahan sesuai tuntutan pelayanan sesuai dengan taglinenya Saatnya Rakyat Menikmati,” ujarnya.
Kunjungan Litbang Kemenkes ini di Pimpin Dr Dede Anwar Musadad (ahli peneliti utama) dalam rangka sosialisasi pencatatan kelahiran, kematian dan penyebab kematian melalui program pencatatan sipil dan statistik hayati (PS2H).
“Kabupaten Padangpariaman menjadi salah satu dari tiga daerah yang menjadi role model secara nasional. Dua Kabupaten lainnya yaitu Kota Makasar dan Kabupaten Kudus,” tambahnya.
Hadir dalam kegiatan ini Kadis Kesehatan dan Kadis Kominfo serta Kabag Humas Padangpariaman. (Kegiatan berlansung di ruangan Prisma Dinas Dukcapil Pd Pariaman. (efa)