SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Kemenag Gelar Asesmen dan Verifikasi Calon Penerima Program Sahabat, Pastikan Kelayakan Calon Penerima Bantuan

0
×

Kemenag Gelar Asesmen dan Verifikasi Calon Penerima Program Sahabat, Pastikan Kelayakan Calon Penerima Bantuan

Sebarkan artikel ini
WAWANCARA—Terlihat tim Kementerian Agama Kota Sawahlunto saat mewawancarai calon penerima bantuan progran SAHABAT.

SAWAHLUNTO, METROKementerian Agama Kota Sawahlunto kembali melaksanakan asesmen dan verifikasi calon pe­nerima manfaat Program SAHABAT (Sawahlunto Hadir untuk Pemberdayaan Umat) di Kecamatan Talawi, beberapa hari lalu.. Kegiatan ini bertujuan memastikan kelayakan calon penerima bantuan sekaligus menilai potensi usaha yang akan dikembangkan.

Tim asesmen dipimpin oleh Kasubbag TU, H. Mustatir, didampingi Pe­nyelenggara Zakat dan Wakaf, Ning Subekti. Turut hadir Kasi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Afri Delson, Kepala KUA Kecamatan Talawi, para Penyuluh Agama, serta anggota tim lainnya. Seluruh tim turun langsung ke lapangan untuk melakukan pe­ninjauan menyeluruh.

“Pada asesmen kali ini, tim melakukan verifikasi terhadap dua calon pe­nerima manfaat, yakni Mar­diati, pelaku usaha krupuk ubi yang beralamat di Jalan Ke Ujung Kandang Jawi dan Darmayanti, pemilik usaha kuliner Dapur Aisyah yang berlokasi di Dusun Tabek Jaya, Desa Bukit Gadang,” ungkap Kasubbag TU, H. Mustatir, di­dampingi Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Ning Subekti..

Disebutkan, peninjauan dilakukan langsung ke rumah sekaligus tempat usaha masing-masing calon penerima. Tim memastikan kesesuaian data, menilai potensi pengembangan usaha, serta menggali komitmen calon penerima terhadap ketentuan Program SAHABAT.  “Unsur–unsur tersebut menjadi indikator kelayakan untuk menentukan apakah peserta benar-benar­ memenuhi syarat men­­dapatkan bantuan mo­­dal,’ jelasnya.

Dalam sesi wawancara, kata Ning Subekti, menegaskan bahwa bantuan yang diberikan melalui Program SAHABAT bukan untuk kebutuhan konsumtif, melainkan harus dimanfaatkan sepenuhnya untuk pengembangan usaha. Ia menambahkan bahwa setiap penerima manfaat nantinya akan dipantau secara berkala oleh penyuluh agama yang telah ditunjuk. “Harapan kita, bantuan ini mampu mendorong para mustahik agar suatu saat da­pat bertransformasi menjadi muzakki,” ujar Ning Subekti.

Program SAHABAT sen­diri merupakan program pemberdayaan e­konomi dari ASN Kemenag Kota Sawahlunto yang berfokus pada dukungan modal usaha bagi pelaku Usaha Mikro. Melalui program ini, diharapkan para penerima bantuan dapat meningkatkan kapasitas usaha sekaligus mendorong kesejahte­raan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.(pin)