METRO PESISIR

Curah Hujan Masih Tinggi, Pemko Pariaman Gerak Cepati Tangani Bencana

0
×

Curah Hujan Masih Tinggi, Pemko Pariaman Gerak Cepati Tangani Bencana

Sebarkan artikel ini
TINJAU—Wawako Pariaman Mulyadi saat tinjau logistik di dapur umum pemko.

PARIAMAN, METRO–Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi menghimbau Pemerintah Kota Pa­riaman gerak cepat tangani tanggap darurat bencana, a­palagi dengan kondisi cu­rah hujan yang sangat tinggi. “Kita menghimbau kepada warga yang tinggal ditempat daerah ra­wan, untuk mengungsi semen­tara ditempat yang aman,” kata  Wakil Walikota Pariaman Mulyadi usai meninjau dan menge­va­kuasi war­­ga yang rumahnya terdampak banjir dan longsor di beberapa tempat di Kota Pariaman, kemarin.

Selain di Desa Sintuk, beberapa titik di Desa Pungggung Lading, Desa Rambai, Desa Toboh Palabah Kecamatan Pariaman Selatan, Desa Cubadak Air, Desa Sintuk, Desa Sikapak Barat, Desa Tanjung Sabar di Kecamatan Pariaman Utara dan Perumahan Kampung Gadang Kecamatan Pariaman Timur dan Kelurahan Karan Aur di Kecamatan Pariaman Te­ngah ikut terdampak bencana banjir dan pohon tumbang.

Mulyadi mengatakan bahwa Pemko Pariaman Bersama TNI dan Polri, Kepala OPD terkait serta perangkat desa, ikut meninjau dan melakukan e­vakuasi warga yang terdampak bencana banjir, longsor dan pohon tumbang dibeberapa desa di Kota Pariaman.

“Berkat kolaborasi an­tara Pemko Pariaman de­ngan aparat TNI dan Polri dan dibantu perangkat de­sa untuk bergerak cepat bersama dan saling mendukung satu sama lainnya sehingga kita bisa mengevakuasi warga dengan cepat,” ujarnya.

Sebelumnya, kita su­dah berkoordinasi dengan pihak desa dan alhamdulillah desa di Kota Pariaman sangat aktif membantu dalam mengevakuasi warganya ketempat saudara mereka sampai curah hujan ini menurun. “Selain itu, pihak desa juga memberikan logistik kepada war­ganya yang terdampak bencana. Hal ini tentunya sangat dibutuhkan masya­rakat,” ulasnya.

Kota Pariaman menjadi salah satu wilayah yang menghadapi ancaman ben­­cana. Hal ini berdasarkan Keputusan Walikota Pariaman Nomor: 400/300/2025 tentang Penetapan Status Keadaan Darurat Bencana Cuaca Ekstrem di Kota Pariaman terhitung Tanggal 24 November sampai tanggal 1 Desember 2025.

Lebih lanjut, Mulyadi menyampaikan bahwa kita juga sudah menghimbau kepada sekolah baik dari jenjang TK, SD, SMP , SMA/SMK, untuk belajar daring di rumah sampai batas kondisi aman, karena kondisi hujan terus menerus dan beberapa titik sudah banjir,

Mulyadi juga mene­­­gas­kan bahwa pemerintah dan pihaknya selalu hadir untuk membantu warga yang kesusahan. “Hari ini, kita sudah memberikan sarapan pagi, selimut, ti­kar, terpal dan makan siang yang disediakan didapur Makan Bergizi Gratis (M­BG) dan dapur dapur u­mum di Posko Tanggap Darurat Bencana di Ba­laikota Pariaman,” terangnya

Ia  juga menyampaikan kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di­luar  karena kondisi cuaca dan curah hujan masih tinggi, pohon tumbang dan longsor dengan cuaca yang tidak bisa ditembak. “Kalau tidak ada keperluan yang penting, sebaiknya tidak usah keluar rumah sampai kondisi aman dan kepada petugas untuk tetap me­lakukan patroli diwilayah Kota Pariaman,” tutupnya. (efa)