METRO BISNIS

Menara Agung Bagikan Tips #Cari_Aman Sepeda Motor saat Menerobos Banjir

0
×

Menara Agung Bagikan Tips #Cari_Aman Sepeda Motor saat Menerobos Banjir

Sebarkan artikel ini
LEWATI BANJIR—Pengendara sepeda motor Honda saat melewati jalan tergenang air di musim hujan.

PADANG, METRO–Tingginya curah hujan yang melanda berbagai wilayah di Sumatra Barat (Sumbar) belakangan ini membuat jalanan menjadi terendam banjir. Akibatnya dapat mengganggu aktivitas dan mobilitas masya­rakat, terlebih bagi yang i­ngin berangkat kerja.

Terkadang banyak pe­ngendara yang masih ne­kat untuk tetap berangkat kerja menggunakan sepeda motor meski mengetahui kondisi sedang banjir. Sebagai antisipasi, be­rikut beberapa tips berkendara saat sedang hujan dan melewati genagnag air dari Instruktur Safety Riding PT Menara Agung Riandy Monru.

Pertama, penting untuk mengetahui medan dan kondisi jalan. Ketika jalanan tergenang air, posisi lubang atau parit dapat tidak terlihat, yang tentu­nya berbahaya bagi motor dan pengendara. Jika ke­tinggian air melebihi knal­pot atau saringan udara, mesin motor dapat mati atau mogok. Oleh karena itu, penting untuk mengidentifikasi medan jalan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Kedua, penting untuk mengetahui teknik melewati genangan air. Jika terpaksa harus melewati jalanan yang tergenang air akibat banjir, pastikan untuk menjaga gas motor tetap konstan (tidak be­rubah) dan jangan di tutup (lepaskan). jika tidak mela­kukanya, maka air dapat masuk kedalam knalpot dan menyebabkan motor mati atau mogok.

Ketiga, penting untuk menjaga jarak antara kendaraan dengan kendaraan lainnya. Menjaga jarak merupakan hal yang tidak boleh diabaikan. Dengan memberikan ruang yang cukup, pengendara dapat menghindari kemungkinan tabrakan akibat situasi yang tak terduga.

“Kondisi hujan memang tidak bisa dihindari, namun pengendara bisa menerapkan tips-tips diatas guna untuk meminimalisir kejadian tak te­duga. Selalu #Cari_Aman dimanapun dan kapanpun. Karena keselamatan a­dalah hal utama yang harus kita jaga,” tutup Riandy.

Training Analist PT Menara Agung Rudi Arfandi menjelaskan, jika mesin motor mati saat melewati genangan air akibat banjir, hal yang pertama yang harus dilakukan adalah; Jangan hidupkan mesin motor, baik menggunakan stater ataupun dengan cara manual.

“Sebab ada kemungkinan air masuk ke dalam si­linder mesin. Lepaskan busi terlebih dahulu dan cek juga kondisi saringan udara untuk memastikan tidak kemasukan air. Kemudian stater atau hidupkan guna untuk mengeluarkan air dari ruang bakar,” ungkap Rudi.

Selanjutnya, kata Rudi, bersihkan juga busi beserta tutupnya dan pasang Kembali. Jika mesin motor langsung dinyalakan atau distater tanpa melakukan pemeriksaan terlebih da­hulu, maka bisa berakibat stang kruk as (connecting rod) bengkok.

“Selanjutnya silahkan lakukan pengecekan Oli. jika oli tercampur air, Oli akan berwarna putih susu, jika sudah terjadi maka harus dikuras dan diganti. Perhatikan juga komponen kelistrikan sebelum me­nyalakan mesin motor. Jika komponenya basah, maka keringkan terlebih dahulu. Bawalah sepeda motor Honda anda ke bengkel AHASS terdekat guna melakukan pengecekan lebih lanjut, agar motor anda Kembali ke kondisi primanya,” tutur dia. (rgr)