METRO SUMBAR

Hadirkan Perlindungan Terbaik, Mobile JKN Jadi Game Changer BPJS Kesehatan

1
×

Hadirkan Perlindungan Terbaik, Mobile JKN Jadi Game Changer BPJS Kesehatan

Sebarkan artikel ini
MOBILE JKN— Muhammad Fauzi memperlihatkan dirinya sudah terdaftar sebagai peserta JKN

TANAHDATAR, METROMuhammad Fauzi (21), seorang figur muda asal Kabupaten Tanah Datar, mengungkapkan pengalaman pribadinya saat men­daftar menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Ia menyebut keputusannya tersebut dilatarbelakangi keyakinan bahwa BPJS Kesehatan memberikan perlindungan kesehatan yang dinilai pa­ling lengkap dan terjangkau untuk masyarakat luas.

“BPJS Kesehatan adalah bentuk perlindungan terbaik yang bisa kita da­patkan hari ini. Dengan adanya program JKN, ma­syarakat tidak perlu lagi khawatir soal biaya rumah sakit, asalkan kepesertaan BPJS Kesehatannya aktif,” ucap Fauzi.

Fauzi juga menyampaikan pandangannya me­ngenai transformasi laya­nan BPJS Kesehatan. Ia menyebut program JKN kini semakin andal dan re­levan dengan kebutuhan masyarakat modern, terutama setelah hadirnya aplikasi Mobile JKN yang menurutnya mampu membuat berbagai layanan ke­sehatan terasa lebih dekat dan mudah diakses. “Saya mendaftar sebagai peserta JKN karena menurut saya BPJS Kesehatan mem­berikan perlindungan terbaik bagi masyarakat. Tidak hanya itu, ketika sa­ya tahu ada aplikasi Mobile JKN yang memudahkan semua layanan, saya me­rasa tidak ada alasan lagi untuk menunda dalam memanfaatkannya,” ujar Fa­uzi.

Fauzi menilai, kebe­radaan aplikasi Mobile JKN mampu menjawab semua keluhan masyarakat terkait antrean panjang atau pelayanan administratif yang dulu dirasakan ku­rang efisien. Selain itu, a­plikasi Mobile JKN menjadi bukti bahwa pelayanan kesehatan juga dapat me­ngadopsi konsep “mudah, cepat dan setara”, yaitu sebuah kebutuhan ma­syarakat yang mengandalkan smartphone. “BPJS Kesehatan sekarang telah tampil beda, di mana layanannya jauh lebih modern, cepat dan mengikuti per­kembangan zaman. Aplikasi Mobile JKN benar-benar membuat urusan kesehatan semakin dekat dengan masyarakat,” ung­kap Fauzi.

Baca Juga  Rumah Gadang Pertama di Lubuak Ulang Aling Diresmikan

Melalui aplikasi Mobile JKN ini, peserta bisa me­ngurus berbagai kebutuhan administrasi, mulai dari mengecek status kepesertaan, cek info iuran, mengubah fasilitas kesehatan tingkat pertama (FK­TP) atau kelas rawat, mengakses kartu JKN digital, melihat riwayat pelayanan, hingga melakukan pen­daftaran antrean secara online. Semua layanan ini pun dapat diakses melalui smartphone hanya dalam hitungan detik dan menghemat waktu.

“Fitur antrean online di aplikasi Mobile JKN adalah game changer yang membantu kita agar tidak me­nunggu lama di fasilitas kesehatan, cukup atur jadwal kunjungan di aplikasinya, datang sesuai antrean dan kita langsung dilayani. Kalau kita bisa antre dari rumah, kenapa harus datang pagi-pagi hanya untuk ambil nomor antreannya­?,” jelas Fauzi.

Fauzi merasa bahwa kolaborasi antar generasi juga penting agar manfaat digitalisasi layanan publik dapat dinikmati oleh semua kalangan. Oleh karena itu, ia mendorong generasi muda untuk membantu keluarga dan ling­kungan sekitar agar lebih familiar menggunakan aplikasi Mobile JKN. “Kita sebagai figur muda harus bisa menjadi penggerak, caranya bisa dengan mem­bantu orang tua dan orang-orang sekitar untuk mengenal fitur-fitur yang tersedia di aplikasi Mobile JKN. Aplikasi ini tidak hanya mempermudah mereka, tetapi juga membantu proses pelayanan di fasilitas kesehatan jadi lebih te­ratur,” himbau Fauzi.

Baca Juga  Wali Kota Padang Lantik 2 Direksi Perumda PSM, Terus Berbenah, Berusaha Maksimal untuk Berkembang

Fauzi mengingatkan bahwa masyarakat yang belum terdaftar, sebaiknya segera mengambil langkah untuk menjadi peserta JKN. Baginya, tidak men­daftarkan diri sebagai peserta JKN justru bisa me­rugikan, mengingat risiko sakit bisa datang tanpa terduga. “Kita tidak pernah tahu kapan membutuhkan layanan kesehatan, jika sudah sakit dan belum terdaftar sebagai peserta JKN, tentu itu akan menjadi kendala. Jadi lebih baik mendaftar dari jauh-jauh hari karena ini adalah bentuk perlindungan untuk diri sendiri dan keluarga,” kata Fauzi.

Fauzi menilai iuran BP­JS Kesehatan tergolong terjangkau jika dibandingkan dengan manfaat perlindungan kesehatan yang bisa diperoleh. Ia berharap semakin banyak ma­sya­rakat yang sadar pentingnya menjadi peserta JKN aktif sejak dini, bukan hanya mendaftar ketika sedang membutuhkan layanan medis saja. “Saya yakin tidak ada yang ingin sakit, tetapi kita harus mempersiapkan diri. Dengan JKN, setidaknya ada perlindungan finansial yang meringankan beban kita ketika kondisi darurat terjadi,” tegas Fauzi.  (uus)