METRO SUMBAR

Puting Beliung Hantam Batu Gadang, PT Semen Padang Kirimkan Bantuan dan Relawan TRC

0
×

Puting Beliung Hantam Batu Gadang, PT Semen Padang Kirimkan Bantuan dan Relawan TRC

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN BANTUAN— Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Idris menyerahkan bantuan untuk warga terdampak angin puting beliung di Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan.

PADANG, METRO–Angin puting beliung menerjang Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Rabu (26/11) sekitar pukul 12.00 WIB. Hembusan a­ngin kencang itu merusak puluhan rumah warga, te­rutama di bagian atap, sehingga sebagian tidak lagi layak dihuni.

Merespons kondisi da­rurat tersebut, PT Semen Padang—anak perusahaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG—langsung mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk membantu evakuasi ba­rang-barang warga dan memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan sementara.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan perusahaan bergerak cepat karena Batu Gadang berada di sekitar lingkungan perusahaan.

“PT Semen Padang me­nyampaikan duka atas musibah angin puting beliung di Batu Gadang. Sebagai wilayah terdekat dengan perusahaan, begitu menerima laporan, TRC langsung dikerahkan untuk membantu masyarakat terdampak. Semoga para korban diberi kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” ujarnya.

Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Idris, juga turun ke lokasi untuk me­nyerahkan bantuan dan meninjau kondisi warga. Menurutnya, kebutuhan paling mendesak saat ini adalah perlindungan dari hujan. “Terpal sangat dibutuhkan agar rumah dan perabotan tidak rusak ter­kena air,” katanya.

Total 42 lembar terpal disalurkan dengan rincian 18 lembar ukuran 8×10 meter, 16 lembar ukuran 8×6 meter, dan 8 lembar ukuran 6×4 meter. Terpal tersebut dipasang warga bersama relawan TRC untuk menutup bagian rumah yang rusak. Selain itu, PT Semen Padang juga menyalurkan 200 bungkus nasi untuk kebutuhan konsumsi warga terdampak.

Lurah Batu Gadang, Syafardi, mengapresiasi bantuan cepat dari PT Semen Padang. “Dalam kondisi darurat, respons cepat sangat membantu meringankan beban warga,” u­jarnya.

Ia menyebutkan, berdasarkan data sementara, 49 rumah terdampak puting beliung. Rinciannya, 20 rumah rusak berat, 18 rusak sedang, dan 11 rusak ringan. Pendataan kebutuhan warga masih terus dilakukan sambil menyiapkan langkah penanganan lanjutan.

Puji, salah seorang war­­ga, mengaku kaget ka­­re­na angin datang men­dadak. “Tiba-tiba angin berputar kencang dan me­ng­­hantam atap rumah. Setelah mereda, banyak rumah kehilangan atap dan perabotan ber­se­rakan,” tuturnya. (ren/rel)