METRO PADANG

SLB Negeri 2 Padang jadi Titik Penyelenggaraan, BAZNAS RI Gelar ToT Pengajar Al-Qur’an Isyarat 2025

0
×

SLB Negeri 2 Padang jadi Titik Penyelenggaraan, BAZNAS RI Gelar ToT Pengajar Al-Qur’an Isyarat 2025

Sebarkan artikel ini
Muhammad Zamroni
PEMAPARAN— Ust. Muhammad Zamroni Ahbab S. Si. M. Ag memaparkan program pengimbasan Training of Trainer (ToT) Pengajar Al-Qur’an Isyarat 2025, kepada 32 peserta di SLB Negeri 2 Padang, Padang Sarai, Rabu (26/11).

PDG.SARAI, METRODalam upaya memperluas manfaat dakwah inklusif bagi penyandang disabilitas runguwicara di Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyelenggarakan program pengimbasan Training of Trainer (ToT) Pengajar Al-Qur’an Isyarat 2025.

SLB Negeri 2 Padang yang ditunjuk sebagai tempat pelaksanaan program, melaksanakan kegiatan pengimbasan ToT Pengajar Al-Quran tahun ini pada tanggal 26-27 November 2025. Pemilihan tempat ini  sesuai dengan permoho­nan dari Imra Rizal, S.Pd.I, alumni  ToT Pengajar Al-Qur’an Isyarat 2024.

Dibuka secara langsung oleh Kepala SLB Ne­geri 2 Padang yang juga Ketua MKKS SLB Provinsi Sumatera Barat, Bapak Miky Indra M., S.Pd,. Dan diikuti  sebanyak 32 peserta yang berasal dari 21 SLB di Kota Padang dan 2 SLB dari Kota Pariaman, yang sehari-hari bertugas sebagai guru kelas.

Baca Juga  Rachmad Wijaya Yakin Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran usai Debat Capres

“Kegiatan ini sangat baik dan strategis. Kami berharap para peserta dapat memperluas manfaat pelatihan ini di sekolah masing-masing, sehingga cita-cita BAZNAS RI untuk memperkuat dakwah inklusif bagi penyandang disabilitas runguwicara dapat terwujud,” ujar beliau.

Untuk menyukseskan kegiatan pengimbasan Trai­ning of Trainer (ToT) Pengajar Al-Qur’an Isyarat 2025 ini, BAZNAS RI menggandeng Lajnah Pen­tashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Kemenag RI sebagai narasumber, Ust. Muhammad  Zamroni Ahbab S. Si. M. Ag.

“LPMQ Kemenag RI sangat bersyukur karena BAZ­NAS RI bersedia mem­fasilitasi pelaksanaan ToT ini. Dengan adanya kegiatan ini, Al-Qur’an Isyarat dapat semakin luas dikenal dan menjangkau penyandang disabilitas runguwicara di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga  Jelang Akhir Masa Angkutan Nataru 2019/2020, Divre II Optimis Terjadi Kenaikan Jumlah Penumpang

Muhammad  Zamroni Ahbab  juga menjelaskan bahwa penyusunan Al-Qur’an Isyarat telah rampung sejak tahun 2022.

Untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai harapan BAZNAS RI juga menurunkan tim monitoring, Fitri Amalina, S.E. Selaku staf  Baznas RI yang bertugas, ia mengungkapkan harapannya agar setiap peserta dapat menjadi fasilitator Al-Qur’an Isyarat di satuan pendidikan masing-masing.

“Semoga melalui para peserta, penyandang disabilitas runguwicara di seluruh Indonesia dapat semakin dekat dengan Al-Qur’an,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata da­lam memperluas akses pembelajaran Al-Qur’an yang inklusif, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan layanan pendidikan agama yang ramah bagi semua. (jes)