BERITA UTAMA

Tangan Bocah 5 Tahun Terjepit Eskalator

0
×

Tangan Bocah 5 Tahun Terjepit Eskalator

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO – Diduga akibat kelalaian orang tuanya, tangan kanan bocah laki-laki berumur 5 tahun mengalami luka parah. Dia terjepit di eskalator pusat perbelanjaan Ramayana Plaza Andalas, Minggu (28/4) sekitar pukul 20.00 WIB.
Insiden yang dialami Alfino Rizki Oktova warga Kampung Lapai, Naggalo itu membuat pengunjung pusat perbelanjaan buncah. Korban meraung kesakitan karena tangan kanannya hancur dijepit tangga besi itu. Orang tua korban panik, dan menjerit meminta tolong.
Petugas pusat perbelanjaan langsung mematikan eskalator. Petugas melakukan evakuasi korban yang terjepit dengan cara membongkar eskalator. Setelah berhasil mengeluarkan tangan korban, korban langsung dilarikan ke RS Reksodiwiryo dan kemudian dirujuk ke RSUP M Djamil Padang.
Peristiwa terjadi saat korban bersama orang tuanya turun dari lantai tiga ke lantai dua Ramayana Plaza Andalas. Ketika itu korban diduga duduk di tangga eskalator. Sesampainya di bawah eskalator, ternyata korban langsung menjerit kesakitan. Orang tua korban diketahui bernama Samosir langsung berteriak meminta tolong.
Kepala Toko Ramayana, Alex Sandi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan, kejadian ini murni kecelakaan dan tidak ada unsur kelalaian dari pihaknya, pasalnya pada esklator memang tidak diperbolehkan duduk, namun korban yang pada saat itu dalam pengawasan orang tuanya, duduk di eskalator.
”(Saat kejadian) informasi yang saya dapat, eskalator langsung dimatikan dan teknisi kami langsung lari berupaya mematikan dan membongkar eskalator. Kami terpaksa membongkar eskalator itu demi keselamatan anak ini, karena lebih penting keselamatannya,” ujar Alex.
Alex menyebutkan untuk proses pembongkaran agar tangan korban bisa dievakuasi sekitar lima menit. “Kalau tidak cepat dimatikan eskalator entah bagaimana kondisi anak ini. Kalau masalah selanjutnya (pengobatan) kami pasti akan membantu sampai bagaimana kondisi terbaik anak ini. Kami pelayanan tidak barang murah saja tapi keselamatan orang yang berkunjung di Ramayana juga,” ungkap Alex.
Alex menjelaskan kejadian serupa sudah pernah terjadi namun tidak separah ini. Maka itu, ia selalu mengimbau kepada pengunjung untuk selalu mengawasi anaknya saat berbelanja. Apalagi di setiap eskalator sudah ada peringatan.
”Kami sudah membuat peringatan untuk pengunjung agar berhati-hati dan selalu mengawasi anaknya. Kami sudah siap dengan kejadian seperti ini dan karyawan kami selalu siap dan siaga jika ada kecelakaan seperti itu,” pungkasnya.
Kapolsek Padang Barat, AKP Firdaus mengatakan usai mendapatkan informasi adanya insiden di pusat perbelanjaan itu, pihaknya langsung mendatangi lokasi dan menemukan tangan kanan korban mengalami luka parah akibat terhepit eskalator.
“Akibat kejadian itu, tangan kanan korban cedera akibat terjepit di eskalator saat turun dari lantai 3 Plaza Andalas. Tangan korban bisa lepas dari jepitan setelah eskalator dibongkar,” kata Firdaus.
Ayah korban Samosir mengatakan pascakejadian, tangan anaknya yang terjepit eskalator sudah dioperasi di M Djamil. Operasi dilaksanakan Senin, (29/4) sekira pukul 02.00, selesai pukul 04.30 WIB. Kini kondisinya sudab mulai membaik meskipun masih menjalani perawatan intensif.
”Alhamdulillah kondisinya udah membaik. Yang kena tangan kanan, pergelangan tangannya agak sobek. Sekarang menunggu pemulihan, belum tahu kapan diizinkan pulang. Mohon doanya biar anak saya segera pulih kembali,” kata Samosir.
Samosir menjelaskan terkait kejadian ini, pihak Ramayana juga bersedia menanggung semua biaya medis. Selain itu, juga diselesaikan secara damai atau kekeluargaan dan tidak sampai ke proses hukum.
”Terjepit di bagian bawah samping eskalator. Jadi, posisi anak saya waktu itu duduk. Ketika duduk tangannya megang samping akhirnya masuk (terjepit). Petugas memang cepat mematikan sekalator, sehingga tangan anak saya bisa diselamatkan,” pungkas Samosir. (rgr)

Baca Juga  Tiga Bandar Sabu Diamankan