AGAM/BUKITTINGGI

Perkuat Gizi Pelajar, Wabup Agam Resmikan SPPG MBG ke-11 di Ampek Nagari

0
×

Perkuat Gizi Pelajar, Wabup Agam Resmikan SPPG MBG ke-11 di Ampek Nagari

Sebarkan artikel ini
LAUNCHING— Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, resmi melaunching program MBG pada SPPG Yayasan Pembangunan Anak Nagari Madani (YPANM) di Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Senin (24/11).

AGAM, METRO–Wakil Bupati Agam, H. Muhammad Iqbal, SE, M.Com, resmi meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) Yayasan Pembangunan Anak Nagari Madani (YPANM) di Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Senin (24/11).

Peluncuran ini menjadi langkah konkret Pemkab Agam dalam memperkuat ketahanan gizi pelajar sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut.

Pembina YPANM, Yopi Eka Anroni, dalam sam­butannya mengatakan bahwa yayasan didirikan untuk mendukung distribusi makanan bergizi bagi seluruh siswa di Nagari Bawan. Menurutnya, seluruh proses perizinan telah diselesaikan, dan momen peluncuran ini menjadi titik awal penting dengan dimulainya distribusi perdana sebanyak 1.260 paket MBG.

“Paket tersebut didistribusikan ke dua sekolah, yakni SMA Negeri 1 Ampek Nagari sebanyak 606 paket dan SMPN 4 Ampek Nagari sebanyak 563 paket. Kami ingin terlibat aktif dalam mewujudkan SDM berkualitas di Nagari Bawan. Terima kasih atas dukungan besar dari Pemda Agam,” ujarnya.

Yopi berharap program MBG terus berada dalam pengawasan Pemerintah Daerah agar pelak­sanaan­nya sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN) serta regulasi Pemkab Agam. Ia juga mengungkapkan bahwa SPPG di Bawan merupakan titik ke-11 yang beroperasi di Kabupaten Agam. Pada hari yang sama, empat SPPG lainnya juga diresmikan, sehingga total SPPG aktif di Kabupaten Agam kini mencapai 15 titik.

Sementara itu, Wakil Bupati Agam, H. Muhammad Iqbal, menegaskan bahwa MBG adalah program pemerintah pusat yang bertujuan menyediakan makanan bergizi bagi pelajar demi meningkatkan gizi, kesehatan, dan semangat belajar.

“Pelaksanaan MBG tidak mudah. Dapur harus bersih, makanan harus berkualitas, dan distribusinya tepat sasaran. Saya berharap Pak Yopi dan tim yayasan terus memonitor setiap makanan yang diberikan,” tegasnya.

Wabup Iqbal juga menyebut bahwa keberadaan dapur MBG memberikan dampak langsung bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Jika semakin banyak dapur MBG yang terbentuk dan memenuhi regulasi, ekonomi lokal akan ikut tumbuh. Ini peluang besar bagi masyarakat,” katanya.

Dengan beroperasinya SPPG baru ini, Pemkab Agam berharap pemerataan gizi bagi pelajar terus meningkat dan mampu melahirkan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berprestasi. (pry)