JAKARTA, METRO–Tim voli putri Indonesia tampil jeblok di SEA V. League. Di ajang dua seri itu, srikandi Merah Putih selalu berada di posisi terbawah di bawah Thailand, Vietnam dan Filipina. Ajang ini sejatinya menjadi gambaran kekuatan tim voli di Asia Tenggara.
Karena itulah, di ajang SEA Games nanti, PP PBVSI selaku induk organisasi lebih realistis. Mereka mematok target minimal bisa perunggu. Bahkan diharapkan meraih medali perak.
Apalagi, dari berbagai edisi SEA Games, voli putri Indonesia selalu mentok di perunggu. Terakhir kali meraih perak pada edisi Kuala Lumpur 2017.
Namun, Ketua Umum PP PBVSI Komjenpol (Purn) Imam Sudjarwo tetap optimistis. Sebab, mayoritas pemain yang ada saat memperkuat tim di Kejuaraan Dunia Voli U-21 bersama pelatih Marcos Sugiyama.
“Kami sekarang ini ada kombinasi campuran dari yang senior dan junior. Harapannya tentu bisa menggantikan seniornya di masa yang akan datang,” sebutnya.
Sebab, pemain senior juga dikejar waktu dan umur. “Jadi ini adalah kombinasi yang bagus ini adalah dalam rangka regenerasi,” sebutnya. Saat ini, tim putri menjalani TC di Medan untuk meningkatkan performa dan kemampuan.
“Mudah-mudahan dengan komposisi baru ini kita paling tidak kita bisa bertahan di perunggu,” harapnya. (jpg)






