BUKITTINGGI, METRO–Pemerintah Kota Bukittinggi resmi meluncurkan Modul Sekolah Keluarga Gemilang sebagai program unggulan yang mempertegas komitmen mewujudkan Bukittinggi yang Gemilang, Berkeadilan, dan Berbudaya. Program ini dirancang untuk membentuk keluarga yang tangguh sehingga mampu melahirkan generasi cerdas, sehat, berakhlak mulia, dan berdaya saing.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, Kamis (20/11), menyampaikan bahwa sejak 2018 Pemko Bukittinggi telah menjalankan Program Sekolah Keluarga sebagai respons terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat. Menurutnya, keluarga memiliki peran fundamental dalam membentuk sumber daya manusia berkualitas sehingga pembangunan keluarga menjadi agenda strategis pemerintah.
“Dengan keberadaan program ini, diharapkan tumbuh keluarga-keluarga tangguh yang mampu mencetak generasi cerdas, sehat, berakhlak mulia, dan berdaya saing,” ujar Wali Kota.
Ia menegaskan bahwa generasi penerus inilah yang akan menentukan masa depan Kota Bukittinggi. Karena itu, memperkuat ketahanan keluarga berarti memperkuat pondasi pembangunan daerah secara keseluruhan.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada Ketua TP-PKK Kota Bukittinggi selaku inisiator program, Dinas P3APPKB sebagai leading sector, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyusunan pedoman program tersebut.
Ia berharap Modul Sekolah Keluarga Gemilang dapat menjadi gerakan bersama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat ketahanan keluarga sebagai langkah mewujudkan Bukittinggi yang maju, berdaya saing, dan gemilang.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas P3APPKB Kota Bukittinggi, Robby Novaldi, menjelaskan bahwa Sekolah Keluarga Gemilang merupakan pengembangan dari Program Sekolah Keluarga yang telah diinisiasi TP-PKK sejak 2018 sebagai wadah edukasi bagi keluarga.
“Tahun ini dilakukan peluncuran dan sosialisasi Modul Sekolah Keluarga Gemilang 2025, yang disusun bersama akademisi, praktisi, tokoh agama, dan tokoh adat melalui beberapa Forum Group Discussion (FGD),” jelas Robby.
Ia berharap modul tersebut dapat menjadi panduan komprehensif bagi pelaksanaan program Sekolah Keluarga Gemilang sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. (pry)






