AGAM/BUKITTINGGI

Pemko Bukittinggi Bagikan 300 Bibit Cabai, Tekan Inflasi dan Perkuat Ketahanan Pangan

1
×

Pemko Bukittinggi Bagikan 300 Bibit Cabai, Tekan Inflasi dan Perkuat Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini
BANTUAN BIBIT CABAI— Pemko Bukittinggi menyalurkan bantuan bibit cabai kepada kelompok Dasawisma dan TP-PKK di Kelurahan Campago Ipuah serta Puhun Pintu Kabun. Penyerahan oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, Kamis (20/11).

BUKITTINGGI, METRO–Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Pertanian dan Pangan menyalurkan bantuan bibit cabai kepada kelompok Dasawisma dan TP-PKK di Kelurahan Campago Ipuah serta Puhun Pintu Kabun. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, di Campago I­puah, Kamis (20/11).

Dalam sambutannya, Ibnu Asis menyampaikan bahwa bantuan bibit ini merupakan langkah pemerintah daerah untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menekan laju inflasi yang dipicu tingginya harga cabai.

Ia berharap gerakan me­nanam cabai dapat menjadi kebiasaan baru di masyarakat. Dengan memanfaatkan pekarangan rumah, kebutuhan keluarga dapat terpenuhi se­hingga ketergantungan pada pasokan pasar berkurang.

Baca Juga  Pengurus IPHI Sumbar Periode 2021-2026 Dilantik

“Melalui gerakan menanam ini, kita ingin masyarakat ikut terlibat dalam menjaga ketahanan pangan dan membantu mengendalikan inflasi. Me­nanam cabai bisa dimulai dari pekarangan rumah—sederhana namun berdampak besar,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Bukittinggi, Hendry, menambahkan bahwa bantuan ini merupakan tindak lanjut dari edaran Gubernur Sumbar terkait tingginya harga cabai. Total 300 batang bibit cabai dibagikan, masing-masing 150 batang untuk Campago Ipuah dan 150 batang untuk Puhun Pintu Kabun. Bibit tersebut diserahkan kepada Dasa­wisma dan TP-PKK untuk ditanam di pekarangan rumah se­kaligus mengedukasi masya­rakat agar lebih aktif menanam.

Baca Juga  Berstatus Mahasiswa, Hafiz Juga Urus Empat Adik yang Masih Duduk di Bangku Sekolah

“Gerakan menanam tidak bisa hanya mengandalkan pe­tani. Karena itu, Pemko Bukittinggi mendorong masyarakat ikut aktif. Melalui Dasawisma dan TP-PKK, kita ingin me­ngedukasi warga agar lebih gemar menanam cabai untuk kebutuhan rumah tangga,” jelasnya.

Program ini diharapkan mam­pu membantu masyara­kat mengurangi pengeluaran, meningkatkan ketahanan pa­ngan keluarga, serta mendukung stabilitas harga komoditas di Bukittinggi. (pry)