AGAM, METRO–Pemerintah Nagari Lasi memfasilitasi kegiatan pembinaan Bundo Kanduang (BK) Nagari sebagai upaya memperkuat peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat. Kegiatan ini digelar Rabu (19/11) di Gedung Pemuda Nagari Lasi, Kecamatan Canduang.
Sebanyak 30 pengurus BK dari tiga jorong di Nagari Lasi ikut serta dalam pembinaan yang secara resmi dibuka oleh Wali Nagari Lasi, Adrizal.
Dalam sambutannya, Adrizal menekankan bahwa penguatan peran Bundo Kanduang harus dimulai dari lingkungan keluarga.
“Kami berharap BK Nagari dapat memahami tugas dan kewajibannya yang berawal dari rumah tangga, kemudian menjadi contoh di tengah masyarakat. Banyak persoalan sosial yang muncul, dan BK yang berada di lapangan menjadi garda terdepan dalam penyelesaiannya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BK Agam, Bundo Asnita, S.Sos, hadir sebagai narasumber dengan materi tentang peran dan kewajiban Bundo Kanduang dalam keluarga serta masyarakat. Ia menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan agar BK tetap relevan dengan perkembangan zaman.
“BK harus menjadi teladan yang dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Keteladanan itu akan terlihat oleh masyarakat dan memberikan pengaruh positif bagi lingkungan. Ini sejalan dengan misi Kabupaten Agam dalam meningkatkan kualitas kehidupan sosial dan memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan,” jelas Bundo Asnita.
Ia juga mengapresiasi Pemerintah Nagari Lasi yang telah memfasilitasi kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kapasitas BK dalam menjalankan fungsi adat, sosial, dan kemasyarakatan.
“Ketika BK kuat dari segi pemahaman, maka perannya dalam menjaga harmoni keluarga dan nagari akan semakin efektif,” tambahnya.
Kegiatan pembinaan berlangsung lancar dan menjadi momentum penyegaran peran Bundo Kanduang sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan yang berlandaskan nilai adat dan budaya. (pry)





