BERITA UTAMA

Semen Padang Tantang Persijap di Gelora Bumi Kartini, Momentum Kebangkitan atau Makin Tenggelam?

0
×

Semen Padang Tantang Persijap di Gelora Bumi Kartini, Momentum Kebangkitan atau Makin Tenggelam?

Sebarkan artikel ini
KONFERENSI PERS— Pelatih Kepala Semen Padang FC, Dejan Antonic pada prematch press conference jelang laga pekan ke-13 BRI Super League 2025/26 menghadapi Persijap Jepara, yang akan digelar Kamis (20/11) di Stadion Gelora Bumi Kartini pukul 15.30 WIB.

PADANG, METRO–Semen Padang FC mem­ba­wa ambisi besar saat melawat ke markas Persijap Jepara pada pekan ke-13 Super League 2025/2026, Kamis (20/11) di Stadion Gelora Bumi Kartini. Meski bera­da di posisi juru kunci dan tengah dilanda tren buruk, Kabau Sirah bertekad menghentikan keter­pu­rukan di Jepara.

Pertandingan ini mem­per­te­mukan dua tim yang sama-sama terbenam di papan bawah. Per­sijap menghuni peringkat 16 dengan delapan poin, sementara Semen Padang berada di dasar klasemen dengan empat poin, hanya meraih satu kemenangan dari 11 laga.

Rentetan kekalahan mem­buat duel ini menjadi krusial bagi kedua tim. Semen Padang datang dengan catatan delapan keka­lahan beruntun, sedangkan Persijap juga belum membaik dengan enam kekalahan beruntun.

Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic, mene­gas­­kan bahwa timnya te­tap datang dengan motivasi penuh. Dalam konferensi pers jelang laga, ia menegaskan target tim untuk membawa pulang angka dari Jepara. “Kami datang untuk curi poin. Semua poin sekarang sangat penting bagi kami,” ujar Dejan, Rabu (19/11).

Pelatih asal Serbia itu juga menegaskan para pemainnya dalam kondisi siap tempur, meski posisi tim saat ini jauh dari ideal. “Kita tahu posisi kita seka­rang sedang tidak bagus. Besok laga yang cukup berat. Lawan kita cukup progresif main di sini. Kita datang untuk curi poin,” katanya.

Ia menambahkan bahwa seluruh pemain dalam kondisi fit, tidak ada yang mengalami cedera maupun akumulasi kartu. “Kalau dari pemain, semua oke. Tidak ada yang cedera. Hari ini semua pemain datang dan semua kerja keras. Kita tak berubah terlalu banyak. Kita harus fokus,” tambah Dejan.

Meski dalam kondisi siap bertanding, Semen Padang tidak dapat menurunkan dua pemain asing andalannya yaitu gelandang Felipe Chaby dan striker Bruno Gomes.

Dejan memastikan absennya kedua pemain ters­e­but adalah keputusan ma­na­jemen. “Hanya Bruno dan Chaby yang tidak ikut. Itu keputusan manajemen dan kita tidak bisa untuk menurunkan mereka berdua dalam pertandingan nantinya,” ucap Dejan.

Ia menegaskan keduanya tidak sedang cedera maupun terkena sanksi kartu, namun tidak memberi penjelasan lebih jauh. Absennya dua pemain asing itu membuat lini depan Kabau Sirah hanya akan bertumpu pada Cornelius Stewart dan Muhammad Ridwan.

Dejan membawa total 22 pemain untuk laga tandang ini. Di sektor kiper ada Arthur Augusto dan M. Farel.

Para pemain belakang yang dibawa antara lain Angelo Meneses, Rui Rampa, Leo Guntara, Samuel Christianson, Zidane Afandi, dan Herwin Tri Saputra.

Lini tengah diisi Rosad Setiawan, Alhassan Waka­so, Pedro Matos, Ripal Wah­yudi, Dimas Roni, Abri­zal Umanailo, Ricki Ariansyah, Firman Juliansyah, Fer­diansyah, Armando Oro­pa, Irsyad Maulana, dan Febrian Tri Yanto.

Dua pemain depan yang tersedia pada laga ini hanya Cornelius Stewart dan Muhammad Ridwan.

Bek asing Semen Pa­dang, Angelo Meneses, menegaskan pentingnya laga ini bagi tim. “Kami perlu untuk lebih fokus dan mencuri tiga poin di sini. Kita kerja keras meski waktu recovery mepet,” katanya.

Menurut data m.ais­core.com, kedua tim telah bertemu sebanyak tujuh kali. Semen Padang unggul dengan tiga kemenangan dan tiga hasil imbang, sementara Persijap hanya menang sekali.

Dengan dua laga tandang beruntun menanti—melawan Persijap dan Persik Kediri—Semen Padang berada dalam fase krusial dalam upaya keluar dari zona degradasi.

“Dua laga berikutnya adalah kunci untuk kami. Pertandingan lawan Persijap di Jepara akan berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama ada di papan bawah,” ujar Dejan.

Kemenangan di Jepara dapat menjadi titik balik penting bagi Kabau Sirah. Namun kekalahan justru dapat membuat mereka makin sulit keluar dari tekanan. (rom)