METRO BISNIS

Cek, Curiga, dan Cancel, Ajakan J&T Express agar Terhindar dari Penipuan Online

1
×

Cek, Curiga, dan Cancel, Ajakan J&T Express agar Terhindar dari Penipuan Online

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, METRO–Di tengah meningkatnya tren belanja online dan aktivitas digital ma­syarakat, risiko penipuan online atau phishing juga turut meningkat. Sebagai perusahaan logistik, J&T Express berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keamanan bertransaksi dalam pengiriman barang, melalui kampanye edukatif 3C: Cek, Curiga, Cancel.

Laporan dari Patroli Siber Kepolisian Republik Indonesia mencatat lebih dari 14.000 aduan penipuan online yang melibatkan berbagai modus kejahatan digital, termasuk yang me­ngatasnamakan perusahaan logistik. Kampanye 3C J&T Express hadir sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan literasi digital dalam membantu publik mengenali potensi penipuan, khususnya yang kerap terjadi di ranah pe­ngiriman barang.

“Melalui kampanye 3C, kami ingin mendorong ma­syarakat agar lebih was­pada terhadap pesan, tautan, atau panggilan yang mengatasnamakan J&T Express. Kami juga menegaskan bahwa perusahaan tidak pernah meminta data pribadi atau pembayaran di luar kanal resmi.” ujar Herline Septia, Brand Ma­nager J&T Express.

Baca Juga  Harga Cokelat dan Pinang Anjlok, Petani Kecewa

3C dari J&T Express mengajak masyarakat untuk menerapkan tiga langkah sederhana dalam meng­hadapi potensi penipuan digital: Cek: selalu periksa kembali kebenaran informasi, link, atau informasi yang diterima dalam bentuk apapun.

Curiga: waspada terhadap detail yang mencurigakan, terutama permintaan data pribadi atau permintaan transfer se­jumlah dana. J&T Express tidak pernah meminta pembayaran melalui chat pribadi. Wajib curiga jika detail resi tidak sesuai pesanan atau merasa tidak pernah memesan paket tersebut.

Cancel: hentikan interaksi, abaikan, dan jangan klik link atau memberikan data jika merasa ragu atau curiga.

Dalam pantauan J&T Express, berbagai bentuk phishing yang beredar dan sering mengatasnamakan J&T Express umumnya be­r­upa pesan palsu terkait pengiriman paket yang dikirim langsung ke nomor WhatsApp konsumen atau SMS; situs website tiruan, yang menipu korban untuk melakukan transaksi se­olah di kanal resmi perusahaan; hingga pengemba­lian dana atau biaya tambahan melalui QR, yang seringkali justru menarik dana korban apabila dilakukan scan. J&T Express berharap masyarakat dapat lebih cepat mengenali tanda-tanda penipuan digital dan turut menyebarkan ini ke lingkungan sekitarnya.

Baca Juga  Di World Economic Forum, Mendag akan Bahas Penyelesaikan Masalah Global

“Keamanan pelanggan menjadi prioritas kami. Edukasi publik tentang phishing bukan hanya untuk melindungi pengguna la­yanan J&T Express, tetapi juga membangun kebiasaan digital yang lebih aman di masyarakat,” tambah Herline.

Untuk informasi leng­kap, pelanggan dapat meng­hubungi J&T Express melalui Hotline Call Center di 021-80661888, laman resmi J&T Express di www.jet.co.id, dan Instagram resmi di @jntexpressid. (jes/rel)