PADANG, METRO–Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyerahkan bonus senilai Rp9,01 miliar kepada 266 atlet dan pelatih berprestasi, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka mengharumkan nama daerah pada berbagai event olahraga nasional. Penyerahan dilakukan langsung oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, di Auditorium Gubernuran, Minggu malam (16/11).
Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa bonus tersebut merupakan komitmen pemerintah dalam mendukung perkembangan dunia olahraga. “Ini adalah bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih para atlet dan pelatih. Semoga menjadi penyemangat untuk terus mengharumkan nama Sumbar,” ujarnya.
Mahyeldi juga mengingatkan seluruh pengurus cabang olahraga agar menjaga kekompakan, terutama pascapemilihan Ketua KONI Sumbar. Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada dualisme kepengurusan yang dapat menghambat pembinaan atlet. “Seluruh elemen harus satukan tekad dan visi untuk memajukan olahraga Sumbar,” tegasnya.
Gubernur Mahyeldi menjelaskan bahwa proses pencairan bonus dapat terlaksana berkat dukungan DPRD Sumbar melalui perubahan anggaran 2025. Ia juga meminta maaf atas keterlambatan penyaluran sebelumnya.
Lebih jauh, Mahyeldi mendorong seluruh Pengprov cabang olahraga untuk solid dalam mempersiapkan agenda besar ke depan. “Kalau cabor tidak kompak, kami akan menahan dana. Dukungan hanya diberikan jika semua berjalan solid,” tegasnya.
Selain Porprov 2026, Mahyeldi menegaskan bahwa Sumbar siap menjadi tuan rumah PON 2032, sehingga pembinaan atlet harus lebih terarah dan terukur. Ia berharap sektor olahraga dapat menggerakkan sektor lain, termasuk pariwisata dan ekonomi lokal, melalui penyelenggaraan kejuaraan-kejuaraan nasional di Sumbar.
Plt. Kepala Dispora Sumbar, Dedy Diantolani, merinci total anggaran Rp9.015.650.000 yang diserahkan kepada atlet dan pelatih dari berbagai cabang dan ajang kejuaraan.
Rinciannya yaitu, PON 2024 sebanyak 134 atlet dan pelatih yang berhasil membawa pulang 5 emas, 14 perak, dan 30 perunggu mendapatkan bonus dengan total Rp8.065.250.000.
Pra-Popnas 2022, dengan jumlah 50 atlet dan pelatih berprestasi yang berhasil meraih 13 emas, 5 perak, dan 4 perunggu mendapatkan bonus dengan total Rp436.800.000. Popnas 2023, 61 atlet dan pelatih, total Rp404.600.000. Soeratin U-17 2024, 19 atlet dan pelatih, Rp94.000.000, Porwanas 2022, 2 atlet dan pelatih, Rp15.000.000
Dedy menegaskan bahwa penyerahan bonus ini tidak sekadar penghargaan, tetapi juga bagian dari persiapan menuju Porprov Sumbar 2026. “Ini adalah komitmen pemerintah dalam mendukung pembinaan atlet,” ucapnya.
Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemerintah Provinsi. Ia menyebut komunikasi antara KONI dan Pemprov sangat terbuka. “Alhamdulillah komunikasi kami dengan Pemprov sangat lancar. Ini sangat membantu dalam percepatan pembinaan olahraga daerah,” ungkapnya.
Hamdanus juga menegaskan bahwa KONI terus memperjuangkan berbagai fasilitas dan kemudahan bagi atlet, termasuk persoalan dispensasi pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa yang berprestasi.
Dengan penyerahan bonus ini, Pemprov Sumbar dan KONI menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat prestasi olahraga menuju Porprov Sumbar 2026, sekaligus mempersiapkan langkah menuju PON 2032. (rom)






