PDG.PARIAMAN, METRO–Rumah permanen di Korong Kampung Jambak Lubuak Aro, Nagari Tandikek, Kecamatan Patamuan, Kabupaten Padangpariaman, mengalami kebakaran, pada Rabu siang (12/11). Beruntung musibah itu tidak menimbulkan korban jiwa.
Namun, bangunan berikut dengan perabotan maupun barang elektronik yang ada di dalam rumah hangus dilalap si jago merah. Bahkan, satu unit mobil yang terparkir di garasi rumah, juga ikut terbakar. Ditaksir, kerugian dari kebakaran ini mencapai Rp 400 juta.
Komandan Regu Wilayah I Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Padangpariaman, Satria Buana Putra mengatakan, rumah yang terbakar merupakan milik Idarita (57), seorang guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).
“Kami menerima laporan kebakaran diterima pada pukul 12.36 WIB. Menindaklanjutinya, kami langsung mengerahkan armada Pemadam Kebakaran (Damkar) pada pukul 12.37 WIB, dan tiba di lokasi pada 12.50 WIB,” kata Satria Buana, Rabu (12/11).
Satria Buana menjelaskan, berdasarkan pengakuan saksi-saksi, api pertama kali terlihat membakar bagian atap rumah. Warga yang melihat kejadian itu segera melapor ke petugas pemadam kebakaran.
“Untuk memadamkan api, Damkar Padangpariaman menurunkan tiga armada dari Posko Lubukalung (Armada 05), Posko Limpato (Armada 07), dan Posko Sungailimau (Armada 08). Proses pemadaman juga dibantu satu unit armada Damkar Kota Pariaman,” jelas Satria Buana.
Menurut Satria Buana, sejumlah personel Regu A dari tiga posko, termasuk Asrarul Anwar, Nefal Fernando, Handi Pratama, Fauzi, dan Arrahim Ardi, terlibat dalam operasi tersebut. Api berhasil dikendalikan dan penanganan dinyatakan selesai pada pukul 14.45 WIB.
“Proses pemaman memakan waktu lebih dari satu jam. Setelah api dipadamkan, kita lakukan pendinginan untuk mencegah adanya api susulan. Terkait penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak Kepolisian,” ujar Satria Buana.
Selain itu, kata Satria Buana, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, seluruh bagian rumah dan kendaraan milik korban dilaporkan rusak berat
“Mobil pribadi milik korban juga ludes terbakar. Total kerugian ditaksir mencapai Rp400 juta. Kami mengimbau masyarakat untuk terus waspada terhadap hal-hal yang bisa memicu terjadinya kebakaran,” pungkas dia. (*)






