METRO PADANG

Gubernur Tambahkan RKB untuk SMAKPA Padang

0
×

Gubernur Tambahkan RKB untuk SMAKPA Padang

Sebarkan artikel ini
TALKSHOW INSPIRATIF— Gubernur Mahyeldi mengikuti Talkshow Inspiratif dalam rangka memperingati HUT SMK-SMAKPA Padang ke 61 bertema “Berkarya, Unggul di Vokasi, Terdepan di Industri” di Aula SMAKPA Padang.

PADANG , METRO–Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah kembali menunjukkan komitmennya yang tinggi terhadap dunia pendidikan dibuktikan dengan keinginannya untuk menambahkan fasilitas baru dan ruang kelas baru untuk peningkatan fasilitas SMK – SMAKPA Padang.

Pernyataan ini disampaikan Gubernur saat mengikuti Talkshow Inspiratif dalam rangka memperingati HUT SMK-SMAKPA Padang ke 61 bertema “Ber­karya, Unggul di Vokasi, Terdepan di Industri” di Aula SMAKPA Padang, Jumat (7/11).

Keinginan Gubernur Mahyeldi di dunia pendidikan terkait tingginya peminat anak didik yang lulusan SMP dari 16.000 yang mendaftar yang diterima hanya 250 siswa.

“Apalagi kebutuhan industri terus meningkat, karena tamatan dari SMAKPA ini 85 persen diterima lowongan kerja di industri, dengan begitu insyaallah akan ada penambahan ruang kelas baru,” kata Mahyeldi.

Untuk itu Mahyeldi perintahkan Dinas Pendidikan Sumbar segera koordinasi dengan pihak sekolah atas izin dari Inspektur 1 kementerian Perindustrian. “Perlu diketahui, tamatan SMAKPA ini sudah siap bekerja. Bahkan kalau ingin melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi juga bisa, seperti Pak Rektor UNP saat ini merupakan alumni dari SMAKPA ini,” ujarnya.

Di hadapan ratusan sis­wa SMAKPA, Gubernur Mah­yeldi mengatakan pen­didi­kan vokasi di SMK sa­ngat pen­ting dalam mem­­per­siap­kan tenaga kerja yang siap pakai dan kompeten.

Baca Juga  DI&DI Fashion Hijab Hadir di Padang, Tawarkan Kualitas dan Harga Bersaing

“Memilih SMAKPA adalah pilihan tepat, untuk memajukan Indonesia ke­de­pan, karena siswa – sis­wa disini siap kerja dan dapat bersaing di dunia industri,” ungkapnya.

Saat ini Indonesia tengah menaruh harapan besar pada kemajuandan per­­tumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Pemerintah berulang kali menargetkan pertumbuhan ekonmomi di atas 5 persen, menggaungkan transformasi ekonomi, dan memimpikan lompatan me­­­nuju negara maju.

Sementara di Sumbar Industri umumnya bergerak di hulu sebagai pemasok bahan baku di Industri maju pada negara maju, masih disekitaran hasil pertanian, seperti kelapa sawit, karet, Gambir, kakao dan minyak bumi.

Untuk itu Gubernur Mah­­yeldi mendorong pe­ngem­bangan green industry (industri hijau) di Su­matera Barat dengan fokus pada pemanfaatan potensi energi baru terbarukan (EBT) yang melimpah.

Menyangkut penambahan ruang kelas baru Inspektur I Kementerian Perindustrian Dewi Setiawati, menyampaikan hal ini akan dibicarakan di Kementerian Perindustrian.

“Pada prinsipnya kami setuju adanya pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB), karena mengatasi kekurangan ruang belajar dan meningkatkan kualitas pendidikan,” ungkap Dewi.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses, ketersediaan, dan pemerataan kesempatan belajar di sekolah, terutama di SMK yang peminatnya sis­wa­nya melebihi kapasitas.

Baca Juga  Komitmen Dukung Pelestarian Qasidah, DPW LASQI NJ Sumbar Dikukuhkan

Perlu tambahan dua ruang kelas baru untuk menunjang proses kegiatan belajar di SMK – SMAKPA Padang. Usulan akan segera di sampaikan melalui Kementerian terkait.

Sebelumnya Kepala SMK – SMAKPA Padang Drs. Nasir melaporkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMK SMAK Padang dilaksanakan melalui jalur “JARVIS” (Jalur Penerimaan Vokasi Industri) yang terdiri dari Jarvis Prestasi, Jarvis Mandiri dan Jarvis Bersama pada tahun 2025.

“Pendaftar berjumlah 4.777 orang dan yang diterima sebagai peserta didik sebanyak 289 orang dengan ratio animo 1 : 16 , dimana animo ini merupakan yang tertinggi untuk SMK di ba­wah BPSDMI. Dari 289 yang di­terima terdiri dari 87 orang laki-laki dan 202 orang perempuan,” terang Nasir.

Sebagian besar lulusan SMK – SMAK Padang ter­serap di industri dan me­lanjutkan ke perguruan tinggi. “Lulusan SMAKPA sebanyak 85 persen langsung bekerja diberbagai industri dan sisanya me­lanjutkan ke perguruan tinggi. Jadi tidak ada yang menganggur,” ucapnya.

Nasir berharap Pemprov Sumbar dapat segera menambah RKB tersebut setiap tahunnya, karena banyaknya peminat masuk ingin sekolah di SMK – SMAKPA Padang. (fan)