ARSENAL harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang 2-2 oleh Sunderland dalam laga pekan ke-11 Liga Inggris di Stadium of Light, Sabtu (8/11) malam waktu setempat. Hasil ini menghentikan laju lima kemenangan beruntun The Gunners di Premier League musim ini.
Dua gol Arsenal dicetak oleh Bukayo Saka dan Leandro Trossard, sementara Sunderland menunjukkan daya juang luar biasa lewat gol Daniel Ballard dan Brian Brobbey yang mencetak gol penyeimbang di masa injury time.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengaku kecewa dengan hasil tersebut, namun tetap memuji semangat timnya.
“Kami bermain baik selama 90 menit, tapi kehilangan fokus di detik-detik terakhir. Ini pelajaran penting bagi kami,” ujar Arteta usai pertandingan.
Sejak awal laga, Arsenal tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 65 persen. Declan Rice sempat membuka peluang melalui tendangan bebas yang berhasil ditepis oleh kiper Sunderland, Robin Roefs.
Namun, tuan rumah justru unggul lebih dulu pada menit ke-36. Umpan panjang dari Roefs berhasil dikontrol oleh Daniel Ballard yang kemudian menembak keras ke gawang David Raya tanpa bisa dihalau. Gol ini sekaligus memecah kebuntuan Arsenal yang sebelumnya tak kebobolan selama 812 menit di semua kompetisi.
Hingga babak pertama usai, Arsenal belum mampu membalas dan harus tertinggal 0-1 saat turun minum.
Memasuki paruh kedua, Arsenal langsung menekan. Upaya mereka akhirnya berbuah hasil di menit ke-54. Umpan cerdas Mikel Merino disambut dengan tenang oleh Bukayo Saka yang menaklukkan kiper Roefs dan menyamakan skor menjadi 1-1.
Arsenal terus menekan pertahanan Sunderland. Setelah beberapa peluang gagal dimanfaatkan oleh Eberechi Eze dan Martin Zubimendi, Leandro Trossard akhirnya membawa The Gunners unggul 2-1 pada menit ke-74. Sepakannya dari luar kotak penalti meluncur deras ke pojok atas gawang—gol jarak jauh pertamanya di Premier League sejak Desember 2021.
“Saya sudah lama menunggu momen ini. Kami sempat yakin bisa membawa pulang tiga poin,” ujar Trossard seusai laga.
Ketika kemenangan sudah di depan mata, petaka datang bagi Arsenal. Di menit ke-90+4, Brian Brobbey memanfaatkan umpan matang dari Ballard untuk menaklukkan David Raya dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Gol ini disambut gemuruh suporter tuan rumah, sekaligus memastikan Sunderland meraih satu poin berharga di kandang sendiri.
“Kami tak pernah menyerah, bahkan ketika tertinggal. Hasil imbang ini terasa seperti kemenangan,” kata Brobbey dengan penuh semangat.
Hasil imbang ini memunculkan sejumlah catatan menarik. Gol Brobbey menjadi gol ke-5 Sunderland yang tercipta pada menit ke-90 atau lebih di musim ini—terbanyak di antara semua tim Premier League.
Sementara bagi Arsenal, ini adalah kali pertama mereka gagal meraih kemenangan di liga sejak September 2024, ketika John Stones mencetak gol telat untuk Manchester City.
Meski kehilangan dua poin penting, Arsenal masih kokoh di puncak klasemen dengan 26 poin dari 11 laga, unggul tujuh poin dari Manchester City di posisi kedua. Sunderland, di sisi lain, naik ke peringkat tiga dengan koleksi 19 poin, menjadi salah satu tim kejutan musim ini. (*/rom)






