PADANG, METRO–Ratusan pesilat muda dari berbagai perguruan di Kota Padang unjuk kebolehan dalam Kejuaraan Silat Tapak Suci Putra Muhammadiyah Tanjung Saba Kecamatan Lubuk Begalung Tahun 2025, yang digelar di Gedung Bela Diri GOR H. Agus Salim pada 6–9 November 2025.
Mengusung tema “Mari Kita Junjung Tinggi Sportivitas untuk Mencapai Prestasi,” kejuaraan ini menjadi ajang perdana tingkat Kota Padang yang digagas dari Pokok-Pokok Pikiran Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Jupri, S.AP.
Ketua Panitia, Indra Gunawan R, SH, menjelaskan bahwa kejuaraan ini diikuti 300 peserta dari 16 perguruan, dengan kategori usia dini, pra remaja, dan remaja putra-putri.
“Untuk pra remaja putra ada 10 kelas, putri 5 kelas, dan ditambah kategori usia dini. Ini menjadi langkah awal pembinaan atlet silat di Kota Padang,” ujar Indra.
Ia menambahkan, para juara akan menerima trofi, medali, dan uang pembinaan, serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran acara.
“Terima kasih kepada Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri, Ketua IPSI Kota Padang, wasit, juri, panitia, tim medis, dan seluruh peserta. Berkat kerja sama semua pihak, kegiatan ini berjalan sukses,” katanya.
Selain menjadi wadah kompetisi, kejuaraan ini juga bertujuan mencari bibit pesilat muda berbakat sekaligus membina generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif, seperti kecanduan gawai, tawuran, dan kenakalan remaja.
“Kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antar pelajar dan kami berharap bisa berlanjut di tahun-tahun berikutnya,” tambah Indra.
Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Padang, Zulhardi Z. Latif, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kejuaraan ini.
“Kami dari IPSI Kota Padang sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kejuaraan seperti ini sangat positif untuk pembinaan atlet dan pengembangan pencak silat di daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Jupri, S.AP., yang turut hadir membuka kegiatan, menyampaikan harapan agar para peserta menjunjung tinggi semangat sportivitas dan terus mengasah kemampuan.
“Selamat bertanding kepada seluruh pesilat. Junjung tinggi sportivitas dan kejar prestasi terbaik. Kami akan terus mendukung pembinaan olahraga pencak silat di Kota Padang,” kata Jupri.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus dikembangkan di masa mendatang.
“Insya Allah ke depan kegiatan ini akan kita gelar lebih besar lagi. Selain melahirkan bibit berprestasi, kejuaraan ini juga menjadi sarana positif untuk menjauhkan generasi muda dari hal-hal negatif dan memperkenalkan seni bela diri tradisional kepada mereka,” tambahnya.
Kejuaraan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara legislatif, masyarakat, dan organisasi olahraga dalam membangun olahraga silat di Kota Padang. Semangat sportivitas, kebersamaan, dan pembinaan menjadi pondasi untuk melahirkan atlet muda yang siap berprestasi di level daerah, provinsi, hingga nasional. (ped)





