METRO SUMBAR

Bupati Welly Minta Prioritaskan Bahan Lokal untuk MBG

0
×

Bupati Welly Minta Prioritaskan Bahan Lokal untuk MBG

Sebarkan artikel ini
PERESMIAN SPPG— Bupati Pasaman Welly Suhery menggunting pita saat meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Panti, Nagari Panti Utara.

PASAMAN, METRO–Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diharapkan tidak hanya sekedar memenuhi dan meningkatkan gizi anak-anak, balita dan ibu hamil serta menakan stunting di Kabupaten Pasaman. Tetapi juga diharapkan berdampak terhadap perekonomian ma­syarakat lokal.

Hal tersebut disampaikan Bupati Pasaman Pasaman Welly Suhery saat meresmikan Satuan Pela­yanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Panti, Nagari Panti Utara, Kamis (6/11). “MBG bukan jangan hanya sekedar memenuhi gizi anak, balita dan ibu hamil saja. Namun juga harus berdampak terha­dap perekonomian masya­rakat sekitar tempat MBG itu berlangsung,” sebut Bupati Welly.

Didampingi sejumlah pejabat eselon II dan III dalam peresmian itu, Bupati Welly menekankan agar pengelolan SPPG dapat memberdayaan potensi-potensi yang ada sekitar masyarakat. Seperti menggunakan bahan baku atau bahan dasar masakan dari hasil pertanian, perkebu­nan dan peternakan ma­sya­rakat sekitar. Dengan begitu secara tidak langsung perekonomian ma­sya­rakat akan terbantu dengan program tersebut karena adanya sinergi dan kolaborasi. “Untuk itu kepada pengelola SPPG ini kami minta prioritaskan produksi bahan-bahan lokal dari masyarakat,” tegas Bupati yang terkenal dengan ke­sederhanaannya ini.

Baca Juga  Koramil 04/Luak Berikan Pembekalan Pengamanan Pemilu

“Selain itu manfaatnya juga dirasakan langsung oleh masyarakat. Gizi tercukupi, ekonomi masya­rakat terbantu,” tambahnya.

Di sisi lain, ia juga me­ngapresiasi diresmikannya SPPG Kecamatan Panti. SPPG ini dinilainya sangat sesuai dengan standarisasi dan diharapkan bisa mendapat grade A, atau SPPG dengan dengan pe­ralatan dengan kualitas terbaik. “Jadi sekarang sudah ada 5 SPPG di Pasaman. Diharapkan bisa men­dukung program nasional yang diusung presiden,” tutur Bupati Welly Suhery.

Lebih jauh disampaikannya, MBG merupakan salah satu Program Stra­tegis Nasional (PSN). De­ngan berjalannya program ini, pemerintah dalam hal ini presiden ingin memastikan anak-anak menda­patkan makanan bergizi guna mencipatakan ge­nerasi-generasi emas dan yang cerdas.

Maka itu, Bupati Welly ingin di Kabupaten Pasaman program ini berjalan dengan baik dan tidak ditemukannya kendala atau kejadian yang tidak diinginkan selama pelaksanaannya. “Jangan sampai ada kejadian luar biasa (KLB) seperti di daerah lain. Cegah hal-hal negatif yang berdampak buruk. Kita i­ngin MBG ini nol kecelakaan,” tegas Bupati di sela-sela persemian.

Baca Juga  H Refrizal Apresiasi Semangat Relawan

Ia juga berharap lintas sektor mendukung kegiatan dan program tersebut. Dengan komitmen dan niat bersama hal -hal yang tidak diinginkan bisa dicegah karena penerima manfaat MBG adalah masya­rakat Pasaman. “Mari kita saling berkoordinasi dan jadikan MBG ini betul-betul bermanfaat untuk ma­sya­rakat,” ajak Bupati Welly .Sementara itu, Kepala Satauan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Panti, Nagari Panti U­tara Ilham Rosia mengatakan, pihaknya berkomitmen akan terus berkolaborasi dengan Pemkab Pasaman untuk program MBG tersebut.

Selain itu arahan bupati untuk memanfaatkan pro­duk atau bahan baku dari masyarakat akan di­tindaklanjuti guna menunjang perekonomian di te­ngah masyarakat. Ia menambahkan, untuk tahap awal SPPG Kecamatan Panti akan menampung atau melayani 1000-3000 pene­rima manfaat. “Kami juga berkomitmen menekan sedini mungkin kesalahan yang terjadi. Komitmen kami zero accident,” pungkasnya.(ped/rel)