AGAM/BUKITTINGGI

Paduan Adat dan Modernitas, Karya Putty Kasih Asyifa Menangi Lomba Desain Busana Muslimah Sumbar

0
×

Paduan Adat dan Modernitas, Karya Putty Kasih Asyifa Menangi Lomba Desain Busana Muslimah Sumbar

Sebarkan artikel ini
PRESTASI— Desainer muda berbakat, Putty Kasih Asyifa, sukses mengharumkan nama Kabupaten agam dengan meraih Juara I dalam ajang Lomba Desain Busana Muslimah tingkat Sumbar yang digelar oleh Dekranasda Sumbar di Pangeran Beach Hotel, Padang, Rabu (5/11).

AGAM, METRO–Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Agam. Seorang desainer muda berbakat, Putty Kasih Asyifa, sukses mengharumkan nama daerah dengan meraih Juara I pada ajang Lomba Desain Busana Muslimah “Baju Kurung Basiba Modifikasi dalam Balutan Casual Moslem” tingkat Sumatera Barat.

Kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumatera Barat ini digelar di Pangeran Beach Hotel, Padang, Rabu (5/11). Ajang tersebut diikuti oleh desainer muda dari ber­bagai kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.

Dalam kompetisi ini, Putty Kasih Asyifa berhasil mencuri perhatian de­wan juri melalui rancangan busana yang memadukan keanggunan baju kurung basiba khas Minangkabau dengan sentuhan kasual modern. Desainnya dinilai mampu menghadirkan har­moni antara estetika tra­disional, nilai religius, dan gaya kekinian yang e­legan.

Baca Juga  Pemkab Agam Dapat DAK Rp 65,9 Miliar dari Kemenkes

Rancangan tersebut tidak hanya menonjol dari sisi keindahan visual, tetapi juga menunjukkan pemahaman mendalam terha­dap filosofi adat Minangkabau yang menjunjung tinggi kesopanan dan ke­anggunan perempuan.

Pada kesempatan itu, Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Barat yang diwakili oleh Sekretaris Yenti, memberikan apresiasi tinggi kepada para peserta, khususnya kepada Putty Kasih Asyifa atas prestasi gemilangnya.

“Kami sangat bangga melihat karya anak muda yang mampu mengangkat kekayaan budaya daerah dengan tampilan yang modern dan berkelas. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi desainer muda lainnya di Sumatera Barat,” ujar Yenti.

Baca Juga  Jadi Pusat Kuliner Terbesar di Sumbar, Stasiun Lambuang akan Diresmikan Erick Thohir

Ia menambahkan, ajang ini menjadi bukti bahwa warisan busana tradi­sional bisa terus hidup dan berkembang di tangan ge­nerasi kreatif yang berani berinovasi tanpa meninggalkan akar budaya.

Keberhasilan Putty Kasih Asyifa menjadi Juara I di tingkat provinsi menegaskan bahwa generasi muda Kabupaten Agam memiliki potensi besar dalam industri kreatif, khu­susnya di bidang fashion etnik modern.

Karya dan prestasinya diharapkan dapat membuka jalan bagi desainer muda lainnya untuk terus berkreasi, serta menjadikan busana tradisional Minangkabau semakin dikenal di kancah nasional bahkan internasional. (pry)