LIMAPULUH KOTA, METRO–Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Nasional Sumbar-Riau di Kilometer 163 tepatnya di Jorong Polong Duo, Kenagarian Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (6/11) sekitar pukul 8.30 WIB. Insiden ini menewaskan seorang pengendara sepeda motor.
Tabrakan maut itu melibatkan sepeda motor Yamaha Vixion BM 6012 AAI yang dikenderai Ahmad Fauzan (26) asal Pasaman, yang bekerja sebagai pegawai bank pelat merah dengan dump truk Hino tronton BA 8617 JU yang dikemudikan oleh Yusra Putra (44) asal Talawi, Kota Sawahlunto.
Kejadian berawal saat sepeda motor yang dikendarai Ahmad Fauzan melaju dari arah Pekanbaru hendak menuju arah Payakumbuh. Sesampai di tempat kejadian, korban hendak mendahului kendaraan yang ada di depannya.
Namun nahas pada saat yang bersamaan melaju dump truck Hino tronton dari arah berlawanan atau dari arah Payakumbuh menuju arah Pekanbaru, sehingga pengendera sepeda motor Vixion Ahmad Fauzan tidak dapat menghindari dan menabrak bagian depan sebelah kanan dump truk.
Akibatnya korban Ahmad Fauzan mengalami patah tulang tangan sebelah kiri dan kanan, hidung mengeluarkan darah. Meski sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat, namun naas nyawanya tak tertolong akibat luka parah yang dialami pada bagian tubuhnya.
Kasat Lantas Polres Lima Puluh Kota, Iptu Zarwiko Irzal membenarkan adanya kecelakaan itu. Setelah kejadian, pihaknya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan serta mengevakuasi korban.
“Pengendera sepeda motor sempat dibawa ke Puskesmas terdekat. Tapi, karena benturan keras, korban mengalami patah tulang tangan kanan dan kiri serta hidung mengeluarkan darah. Korban dinyatakan meninggal dunia,” kata Iptu Zarwiko.
Dijelaksan Iptu Zarwiko, sepeda motor yang dikendarai korban Ahmad Fauzan mengalami kerusakaan di bagian depan yang cukup parah. Sementara dump truk Hino tronton juga mengalami kerusakan bagian depan. Ditaksir kerugian materi akibat kejadian mencapai 10 juta rupiah.
“Sepeda motor kondisinya hancur dan berserakan di aspal. Untuk dump truk rusak pada bagian depan. Sopir sudah kita mintai keterangan terkait kecelakaan maut ini,” tegas Iptu Zarwiko.
Iptu Zarwiko menuturkan, pihaknya sudah melakukan olah TKP dan mencatat saksi-saksi. Dirinya menyebut, lokasi kejadian daerah Koto Alam kondisi jalannya banyak tikungan meski kondisi jalan cukup baik.
“Kondisi jalan banyak tikungan, kita imbau kepada pengguna jalan baik pengendera sepeda motor maupun mobil untuk selalu hati hati dalam berkendara, utamakan keselamatan dalam berlalu lintas,” himbaunya.
Akibat kejadian itu, kendaraan dari dua arah baik dari Pekanbaru menuju arah Payakumbuh dan sebaliknya sempat berhenti dan memberikan pertolongan. Namun, pagi itu kondisi jalan sedikit sepi dari lalu lalang kendaraan sehingga tidak menimbulkan kemacetan yang panjang. (uus)






