PAYAKUMBUH/50 KOTA

”Trilogi Zuzema” Menjadi Pegangan dalam Jalankan Roda Pemerintahan

1
×

”Trilogi Zuzema” Menjadi Pegangan dalam Jalankan Roda Pemerintahan

Sebarkan artikel ini
RAPAT KOORDINASI— Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pejabat Pemerintah Kota Payakumbuh yang digelar di Aula Ngalau Indah Balai Kota Payakumbuh, Selasa (4/11).

POLIKO, METRO–Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta tegaskan pentingnya sinergi, profesionalisme, dan integritas seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam me­wujudkan pemerintahan yang efektif, transparan, serta berorientasi pada pelayanan publik. Hal ter­sebut disampaikan Zul­mae­ta saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pejabat Pemerintah Kota Payakumbuh yang digelar di Aula Ngalau Indah Ba­lai Kota Payakumbuh, Selasa (4/11).

Rakor ini diikuti oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, Sekretaris Daerah, Asisten, Staf Ahli, seluruh Kepala OPD, Direktur RSUD Adnan WD, Direktur PDAM Tirta Sago, Lurah dan Camat, serta Kepala Puskesmas se-Kota Payakumbuh. Dalam arahannya, Zulmaeta menyebut bahwa rakor memiliki arti penting dalam penyelenggaraan pemerintahan da­e­­rah. Menurutnya, ko­ordinasi yang baik menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan kebijakan dan program pembangunan. “Tanpa koordinasi yang baik, kebijakan tidak akan berjalan efektif, program tidak tepat sasaran, dan pelayanan publik bisa terhambat. Karena itu, mari kita perkuat komunikasi dan sinergi lintas perangkat daerah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Zulmaeta mengingatkan untuk se­nantiasa berpegang teguh pada “Trilogi Zuzema” yaitu kejujuran, Loyalitas dan Profesionalisme sebagai nilai utama yang harus dijunjung oleh Pemerintah Kota Payakumbuh selama masa ke­pe­mimpinannya bersama Wakil Wali Kota.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi landa­san moral dan etika kerja bagi seluruh ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada ma­sya­rakat, yaitu kejujuran, lo­yalitas, dan profesionalisme. “Bekerjalah dengan sungguh, junjung tinggi integritas, dan tunjukkan profesionalisme sebagai abdi negara. Jadikan nilai Trilogi Zuzema sebagai pedoman dalam setiap langkah dan keputusan,” pesannya.

Selain itu, Ia juga me­nyoroti berbagai tantangan yang tengah dihadapi Kota Payakumbuh, mulai dari peningkatan kualitas layanan publik, pengendalian inflasi daerah, persoalan sampah, relokasi pasca kebakaran Pasar Blok Barat, hingga upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis UMKM dan inovasi daerah. “Semua ini hanya bisa kita capai apabila seluruh perangkat daerah memi­liki visi yang sama, bergerak dalam satu arah, dan bekerja dengan semangat kolaborasi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pemerintahan daerah sangat ditentukan oleh kemampuan ASN dalam bekerja secara profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Zulmaeta berharap Rakor ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama da­lam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, inovatif, dan berdaya saing. “Mari kita jadikan rapat koordinasi ini bukan sekadar rutinitas, tetapi sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Payakumbuh yang Maju, Sejahtera, dan Berbudaya. Dengan kerja keras kita dapat membawa Kota Payakumbuh men­jadi kota yang membanggakan, tidak hanya di Sumatera Barat, tetapi juga di tingkat nasional bahkan internasional,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman dalam sambutannya menekankan pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab seluruh ASN dalam menjalankan tugas, termasuk menjaga kebersihan kota dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam membangun budaya kerja yang baik. Salah satu bentuk kedisiplinan adalah konsistensi dalam mengikuti apel pagi, menjaga kebersihan lingkungan kerja, dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa ASN yang berprestasi akan diberikan reward sebagai bentuk apresiasi dan motivasi. sekaligus upaya mendorong pelayanan publik yang unggul. Lebih lanjut, ia juga menegaskan perlunya inovasi di setiap perangkat daerah agar program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat. (uus)