BUKITTINGGI, METRO–Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, memimpin rapat persiapan pelaksanaan Minang Geopark Run 2025 di Ruang Rapat Lantai 3 Balai Kota Bukittinggi, Selasa (4/11). Pertemuan ini menjadi ajang koordinasi lintas pihak untuk memastikan kesiapan Kota Bukittinggi sebagai tuan rumah ajang lari bergengsi tingkat nasional tersebut.
Dalam arahannya, Wali Kota Ramlan menyebut Minang Geopark Run 2025 sebagai momentum strategis untuk memperkuat posisi Bukittinggi sebagai destinasi utama sport tourism di Sumatra Barat.
“Event ini bukan hanya tentang olahraga, tapi juga sarana memperkenalkan potensi wisata, kuliner, dan budaya kita, termasuk menggaungkan semangat Bukittinggi Kota Perjuangan,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Bukittinggi berkomitmen memberikan dukungan maksimal, mulai dari menjaga kebersihan jalur lari, penyediaan fasilitas pendukung, hingga menyiapkan pos kesehatan di titik start dan finish. Selain itu, PMI dan tenaga medis juga akan disiagakan untuk memastikan keamanan para peserta.
Ramlan berharap, peserta yang datang dari berbagai daerah dapat menikmati kekayaan kuliner dan destinasi unggulan Bukittinggi, seperti Pasar Atas dan Los Lambuang.
“Kami ingin setiap peserta membawa pengalaman indah tentang Bukittinggi—baik dari keindahan kotanya, keramahan warganya, maupun cita rasa kulinernya,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan Event Organizer Minang Geopark Run 2025, Imam Nurul, menjelaskan bahwa tahun ini merupakan tahun ketujuh penyelenggaraan Minang Geopark Run Series, dan Bukittinggi dipercaya menjadi tuan rumah utama. Event tersebut akan digelar pada 30 November 2025 dan telah menarik minat 3.325 peserta dari berbagai daerah.
“Tahun ini kami membuka lima kategori lomba, yakni 5K Pelajar, 5K Umum, 10K Umum, 21K Umum, dan 21K Master. Kami ingin menghadirkan pengalaman berlari yang tidak hanya kompetitif, tapi juga mengedepankan nilai-nilai pelestarian alam,” ungkap Imam.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong Geopark Sianok–Maninjau untuk meraih pengakuan sebagai UNESCO Global Geopark.
“Konsep yang kami usung adalah ramah lingkungan dengan fasilitas bersih, agar Minang Geopark Run bisa menjadi contoh ajang sport tourism berkelas di Sumatra Barat,” tuturnya.
Dengan dukungan penuh Pemerintah Kota Bukittinggi dan antusiasme peserta yang tinggi, Minang Geopark Run 2025 diharapkan menjadi event olahraga sekaligus promosi wisata terbesar di wilayah tersebut tahun ini. (pry)






