PARIAMAN, METRO – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMDes) H Effendi Djamal menyatakan untuk pertama kalinya di Kota Pariaman mengggelar pesta Demokrasi Pemilihan Calon Kepala Desa secara serentak, Minggu (28/4).
”Sekarang, kita telah melakukan berbagai persiapan untuk itu sudah dilakukan sesuai dengan tahapan- tahapan yang telah ditetapkan,” kata Kepala DPMDes Effendi Djamal, kemarin.
Katanya, dalam pilkades ini ada 11 tahapan yang harus di lalui oleh seluruh Calon Kepala Desa untuk menuju tampuk pimpinan di Desa mereka masing-masing. Tahapan tersebut diantaranya, Pengumuman Tahapan Pilkades, Pengadministrasian, Menerima dan Mengajukan Pemberian Tanggapan Keberatan, Administrasi Pendataan Pemilih, Pengundian Nomor Urut Calon Kepala Desa, Penyampaian Surat Panggilan Memilih, Kampanye dari masing-masing pasangan calon dan Pemungutan Suara.
Tahun ini ada 32 desa mengikuti Pilkades serentak dari 55 desa yang tersebar di Kota Pariaman. Dengan jumlah calon sebanyak 115 orang, terdiri dari 111 orang berjenis kelamin Lelaki dan 4 orang berjenis kelamin Perempuan. Sedangkan untuk Tempat Pemungutan Suara (TPS) berjumlah sebanyak 71 TPS dengan jumlah pemilih keseluruhannya yang terdata dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 27.019 orang.
“Untuk persiapan logistik, semua sudah disiapkan DPMDes. Rencananya, semua logistik tersebut akan diantarkan sekarang langsung dan di inapkan di Kantor Desa masing-masing melalui pengawasan keamanan yang dilakukan oleh Polisi yang bekerja sama dengan Dubalang Desa,” lanjutnya.
“Untuk tata cara pemilihan, TPS dibuka jam 06.00 WIB untuk mempersiapkan keperluan pemilihan dan akan di tutup kembali pada pukul 13.00 WIB, setelah itu baru pihak penyelenggara mengadakan penghitungan suara dan hasilnya nanti akan dikirim ke kecamatan,” jelasnya.
Beliau berharap Pilkades ini bisa berjalan dengan lancar dan aman, kemudian untuk panitia dan penyelenggara harus bersikap profesional dengan tidak memihak kepada salah satu pasangan calon, dan menjalankan tugas sesuai dengan tupoksi masing-masing baik pengawas, maupun P2KD nya demi terlaksananya pemilihan yang jujur dan adil.(efa)





