SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Deteksi Dini Kasus Tuberkulosis, Dinkes Skrining TBC pada Penghuni Rutan Kota Sawahlunto

0
×

Deteksi Dini Kasus Tuberkulosis, Dinkes Skrining TBC pada Penghuni Rutan Kota Sawahlunto

Sebarkan artikel ini
Dinkes Melaksanakan Skrining TBC pada Rutan Kota Sawahlunto
SAMBUTAN—Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Sawahlunto, Ranu Verra Mardian memberikan sambutan melaksanakan saat kegiatan Skrining Aktif Penemuan Kasus Tuberkulosis (TBC).

SAWAHLUNTO, METRO-Dalam rangka menindaklanjuti kerja sama nasional antara Kementerian Kesehatan dan Kementerian Hukum dan HAM, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Sawahlunto bersama Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sawahlunto sukses melaksanakan kegiatan Skrining Aktif Penemuan Kasus Tuberkulosis (TBC).

Kegiatan ini secara khusus dilaksanakan pada Rabu, 29 Oktober 2025, dengan sasaran seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan Sawahlunto

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Sa­wah­lunto, Ranu Verra Mardianti dalam sambutannya, men­jelaskan bahwa pelaksanaan skrining aktif ini sangat penting mengingat Rutan me­rupakan salah satu area padat hunian yang berisiko tinggi terhadap penularan TBC.

Baca Juga  44 Orang Pegawai PPPK Tahap I, Resmi Dilantik Menteri Agama RI

“Kami membawa tim dan peralatan lengkap, termasuk fasilitas diagnostik seperti Chest X-Ray bergerak, untuk memastikan deteksi dilakukan seakurat dan secepat mungkin di lokasi Rutan. Ini adalah upaya kami untuk melindungi tidak hanya WBP, tetapi juga petugas Rutan,” ujarnya.

Kegiatan skrining TBC di Rutan Sawahlunto mencakup tiga langkah utama: Skrining gejala TBC, Pemeriksaan Ront­gen (Chest X-Ray), dan Inisiasi Terapi Pencegahan (TPT)

Kepala Rutan Kelas IIB Sawahlunto, Bapak Ressy Setiawan menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Dinas Kesehatan Pengenda­lian Penduduk dan Keluarga Berencana.

Baca Juga  Menparekraf Sandiaga Uno Kunjungi Kota Arang, Dukung jadi Destinasi Wisata Kota Tua

“Kesehatan warga binaan adalah prioritas. Dengan dukungan tim Dinkesdaldukkb dan Puskesmas terdekat, kami memastikan seluruh WBP yang ter­diagnosis akan segera men­da­pat pengobatan tuntas hingga sembuh, serta TPT untuk mencegah kasus baru,” tegasnya.

Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Sawahlunto berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pihak Rutan dan Puskesmas setempat gu­na memantau perkembangan kesehatan WBP yang sedang menjalani pengobatan, demi mewujudkan Sawahlunto bebas TBC. (pin)