PADANG, METRO–Atlet kebanggaan Sumatera Barat, Yusma, menyempatkan diri bersilaturahmi ke Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat sebelum bertolak ke Riyadh, Arab Saudi, untuk mewakili Indonesia di ajang Islamic Solidarity Games (ISG).
Kehadirannya disambut hangat oleh jajaran pengurus KONI yang memberikan pesan, motivasi, serta dukungan moril untuk perjuangan sang atlet di pentas internasional tersebut.
Dalam pertemuan itu, Hendyluthan, anggota Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sumbar, menekankan pentingnya kesiapan Yusma menghadapi kondisi ekstrem di Riyadh.
“Suhu di Riyadh tinggi, Yusma harus cepat menyesuaikan diri dan jangan sampai dehidrasi,” pesannya.
Ia juga mengingatkan soal pola makan selama berada di Arab Saudi. “Belajar menyesuaikan dengan makanan Arab maupun masakan internasional agar tidak mengganggu performa di gelanggang,” tambahnya.
Menurut Hendyluthan, faktor non-teknis seperti adaptasi lingkungan dan konsumsi makanan sering kali berpengaruh besar terhadap performa atlet di lapangan, terutama dalam event internasional yang menuntut ketahanan fisik dan konsentrasi tinggi.
Dukungan moral juga disampaikan oleh Oktavirman, salah satu pengurus KONI Sumbar. Ia menilai bahwa aspek spiritual tidak kalah penting dalam membangun karakter dan ketangguhan atlet.
“Selain membangun mental dan fisik, kita juga membangun spiritual. Kekuatan spiritual sangat erat kaitannya dengan prestasi, karena atlet berjuang bukan sekadar mengejar medali, tetapi membawa harga diri tim, daerah, dan bangsa,” ujarnya.
Menurut Oktavirman, semangat religius dan motivasi luhur dapat menjadi sumber energi tersendiri bagi atlet saat menghadapi tekanan kompetisi di level internasional.
Sementara itu, BM Satria, Ketua Bidang Hubungan Kelembagaan KONI Sumbar, menyoroti pentingnya sinergi dan dukungan dari berbagai pihak agar prestasi atlet semakin meningkat.
“KONI akan melobi pihak ketiga, terutama perusahaan-perusahaan di Sumbar dan BUMD, agar dapat mengalokasikan anggaran—baik melalui CSR maupun mekanisme lain—untuk mendukung peningkatan prestasi atlet,” tegasnya.
Ia berharap kolaborasi dengan sektor swasta dapat memperkuat pembinaan olahraga di Sumatera Barat, khususnya dalam menyediakan sarana latihan, pelatih berkualitas, serta insentif bagi atlet berprestasi.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, kembali menegaskan arah dan prioritas kepemimpinannya yang berfokus pada peningkatan prestasi dan kesejahteraan atlet.
“Tujuan kita jelas: prestasi olahraga Sumatera Barat harus terus bergerak ke arah lebih baik. Fokus utama kita adalah prestasi atlet dan peningkatan kesejahteraan mereka,” ujar Hamdanus.
Ia menambahkan bahwa dukungan moral, spiritual, dan materiil menjadi satu kesatuan penting dalam membentuk mental juara bagi atlet Sumatera Barat.
Yusma menjadi salah satu wakil Indonesia yang akan tampil di Islamic Solidarity Games — ajang multievent yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari negara-negara Islam. Dukungan dan doa dari keluarga besar KONI Sumbar menjadi bekal berharga bagi sang atlet sebelum berjuang mengharumkan nama Sumatera Barat dan Indonesia.
“Dengan semangat, kerja keras, dan doa semua pihak, kita berharap Yusma dapat memberikan hasil terbaik dan membawa nama baik daerah serta bangsa di kancah internasional,” tutup Hamdanus. (rom)





