PAYAKUMBUH/50 KOTA

Usai Harga Pupuk Subsidi Turun, Distan Payakumbuh Maksimalkan Pengawasan

4
×

Usai Harga Pupuk Subsidi Turun, Distan Payakumbuh Maksimalkan Pengawasan

Sebarkan artikel ini
PUPUK BERSUBSIDI— Pascaturunnya harga pupuk bersubsidi beberapa waktu lalu, Dinas Pertanian Kota Payakumbuh akan memaksimalkan pengawasan terhadap penjualan pupuk di tingkat pelaku usaha.

PAYAKUMBUH, METRO –Pasca turunnya harga pupuk bersubsidi beberapa waktu lalu, Dinas Pertanian Kota Payakumbuh akan memaksimalkan pe­­ngawasan terhadap penjualan pupuk di tingkat pelaku usaha. Langkah ini dilakukan agar seluruh kios resmi benar-benar menerapkan harga jual terbaru sesuai ketentuan pemerintah.

Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh menyebutkan, pihaknya juga menggandeng berbagai unsur terkait serta me­ngajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pengawasan harga. “Alhamdulillah dengan adanya perintah langsung dari Bapak Menteri Pertanian, harga pupuk turun per tanggal 22 Oktober 2025, ini akan kita kawal, karena kita juga mendukung swasembada pangan,” ucap Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh, Nila Misna didampingi Sekretaris, Ipendi, baru-baru ini.

Ia juga mengatakan, pengawasan akan dilakukan melalui petugas penyuluh dan berbagai pihak. Jika ada yang tidak patuh dengan himbauan ini, atau tetap menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) nantinya akan ditindaklanjuti.

Baca Juga  Babinsa Koramil 06 Guguak Kenalkan Pemanfaatan Bios 44

“Petugas penyuluh dan berbagai pihak terkait lainnya akan memantau, jika ada yang tidak patuh, tentu akan kita tindaklanjuti. Kita pastikan pengecer untuk menjual sesuai harga terbaru, sehingga biaya produksi pe­tani lebih rendah dan kesejahteraan meningkatkan yang berdampak pada swasembada pa­ngan bisa terwujud di Kota Payakumbuh,” tutupnya.

Sementara pelaku usaha atau penjual pupuk bersubsidi, Mitri Wifi menyebutkan bahwa pihaknya antusias dengan penurunan harga pupuk, hal tersebut juga berdampak pada permin­taan pupuk oleh petani.

“ Kami apresiasi terhadap kebijakan tersebut karena berdampak positif terhadap pe­ningkatan pembelian pupuk oleh petani. Sebab setelah harga turun, banyak petani yang langsung menebus pupuk jatah ke­lompok. Kami tentu senang karena perputaran barang jadi lebih cepat,” ujarnya.

Baca Juga  Penyakit Menular Hewan Ternak Mulai Menyebar, Pasar Ternak Kota Payakumbuh Terpaksa Ditutup Sementara

Terkait stok pupuk dengan harga lama, pelaku usaha me­nyebut pihak distributor akan melakukan penyesuaian dan penggantian agar mereka tidak mengalami kerugian akibat perubahan harga tersebut.

Dengan langkah pengawa­san yang diperketat, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap kebijakan penurunan harga pupuk bersubsidi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani di lapangan. Termasuk agar ma­sya­rakat ikut mengawasi agar tidak ada pelanggaran dan semua pelaku usaha harus me­ngikuti harga jual terbaru.

Diketahui, saat ini harga pupuk subsidi jenis Urea dijual sebesar Rp 90 ribu per karung isi 50 kilogram, sedangkan pupuk NPK turun dari Rp115 ribu menjadi Rp92 ribu per karung. Penurunan harga ini diharapkan da­pat meringankan beban petani dan meningkatkan produktivitas lahan mereka. (uus)