METRO PADANG

Naik Rp100 Miliar di 2026, OPD Harus Kerja Keras, PAD Ditargetkan Rp1,025 Triliun

1
×

Naik Rp100 Miliar di 2026, OPD Harus Kerja Keras, PAD Ditargetkan Rp1,025 Triliun

Sebarkan artikel ini
EVALUASI PENERIMAAN PAD— Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, memimpin Rapat Evaluasi Realisasi Penerimaan PAD Kota Padang yang digelar di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Kamis (30/10).

PADANG, METRO–Pemko Padang berhasil mencatkan pencaiapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga 29 Oktober ini mencapai 767,74 miliar atau 85,52 persen dari target Rp 897,69 miliar.

Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, dalam Rapat Evaluasi Realisasi Penerimaan PAD Kota Padang yang digelar di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Kamis (30/10).

Maigus Nasir menyampaikan apresiasi kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengumpul pajak atas capaian yang dinilai sangat baik. Ia berharap semangat ini terus dijaga agar target PAD dapat tercapai 100 persen menjelang akhir tahun.

Baca Juga  Mamuddin Rajo Sampono Terpilih jadi Ketua DPD LAKAM Padang

“Saya mengingatkan agar seluruh OPD terus menggenjot kinerja dan menjaga keseimbangan antara realisasi pendapatan dan pelaksanaan program. Masing-masing OPD silakan fokus mengejar targetnya. Harapan kita, akhir tahun nanti tidak hanya mencapai target, tapi juga surplus,” ujarnya.

Maigus Nasir juga menambahkan bahwa target PAD Kota Padang tahun 2025 mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun 2024 target PAD sebesar Rp 706 miliar, sementara tahun 2025 naik menjadi Rp 897,69 miliar atau meningkat hampir Rp 200 miliar.

“Tahun 2026 target kita jauh lebih besar lagi, yakni Rp 1,025 triliun, naik sekitar Rp100 miliar. Karena itu, mari kita perkuat digitalisasi penerimaan daerah kita agar target kita dapat tercapai,” pungkasnya.

Baca Juga  4 Lokasi Karantina Covid-19 Ada di Padang

Sementara itu, Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Padang, Didi Aryadi, dalam paparannya menyampaikan rincian capaian PAD per triwulan.

Pada triwulan I, realisasi mencapai Rp 214,64 miliar. Triwulan II mencapai Rp 427,05 miliar. Triwulan III sebesar Rp 692,52 miliar. Hingga triwulan IV per 29 Oktober 2025, realisasi PAD telah menyentuh 85,52 persen dari target Rp 897,69 miliar. (brm)