OLAHRAGA

Kampanye #Cari_Aman, Honda Hayati Ajak Pengendara Lebih Aman Berkendara di Malam Hari

0
×

Kampanye #Cari_Aman, Honda Hayati Ajak Pengendara Lebih Aman Berkendara di Malam Hari

Sebarkan artikel ini
TIPS— Honda Hayati bagikan tips saat berkendara malam hari.

PADANG, METRO–Keselamatan di jalan raya selalu menjadi prioritas utama bagi Honda. Melalui kampanye #Cari_Aman, Honda terus me­nge­dukasi masyarakat untuk lebih menghargai nilai kehidupan manusia dengan cara berkendara yang aman dan bertanggung jawab.

Dalam upaya me­ningkatkan kesadaran tersebut, Rivo Benarivo, Instruktur Safety Riding Honda Hayati wilayah Sumatera Barat, membagikan sejumlah tips penting agar pengendara tetap aman dan nyaman saat berkendara di malam hari.

“Honda berkomitmen untuk terus memberikan edukasi keselamatan berkendara bagi masyarakat Sumatera Barat. Me­lalui kampanye #Cari_­Aman,­ kami berharap semakin banyak pengendara memahami pentingnya berkendara dengan aman dan bertanggung jawab, terutama saat malam hari,” ujar Rivo.

“Ingat, kecelakaan bisa dicegah dan sering kali terjadi akibat kurangnya kesadaran pengendara. Karena itu, jangan lupa pakai helm dan jaketmu, selalu #Cari_Aman saat naik motor Honda,” tambahnya.

Berikut tiga tips penting yang dibagikan Rivo untuk menjaga keselamatan di malam hari. Pertama, pastikan pencahayaan berfungsi optimal. Pen­ca­hayaan yang baik menjadi faktor utama saat berkendara di malam hari. Pastikan lampu depan dalam posisi yang tepat agar jalan terlihat jelas tanpa menyilaukan pengendara lain. Periksa juga lampu belakang dan lampu rem agar kenda­raan mudah terlihat dari jarak jauh. Langkah sederhana ini sangat penting untuk mencegah potensi kecelakaan akibat kurangnya visibilitas.

Kedua, kurangi kecepatan dan jaga jarak aman. Malam hari identik dengan jarak pandang yang terbatas. Karena itu, pengendara perlu mengurangi kecepatan agar punya cukup waktu untuk bereaksi terhadap kondisi jalan, seperti lubang, tikungan tajam, atau kendaraan yang berhenti mendadak.

“Standar pencahayaan lam­­pu utama sepeda motor hanya mampu menerangi sekitar 10 meter di depan. Jadi, penting untuk menjaga jarak aman agar bisa mengantisipasi bahaya yang mungkin mun­cul,”jelas Rivo.

Ketiga,tetap fokus dan hindari kantuk. Rasa lelah dan kantuk sering menjadi musuh utama pengendara di malam hari. Saat tubuh mulai kehilangan fokus, risiko kecelakaan meningkat. Jika merasa mengantuk, segera menepi di tempat aman untuk beristirahat sejenak. Hindari juga gangguan seperti penggunaan ponsel atau perangkat elektronik selama berkendara. Fokus penuh di jalan bisa menyelamatkan nyawa.

Dengan menerapkan kebiasaan berkendara yang aman, setiap pengendara dapat ber­kon­tribusi dalam menciptakan jalan yang lebih tertib dan selamat bagi semua. Keselamatan bukan hanya tentang menaati aturan, tetapi juga bentuk ke­pe­dulian terhadap diri sendiri dan sesama pengguna jalan. (rom)