BERITA UTAMA

IRT Tewas Tertimpa Pohon saat Bersihkan Kebun

0
×

IRT Tewas Tertimpa Pohon saat Bersihkan Kebun

Sebarkan artikel ini
EVAKUASI— Polisi bersama warga mengevakuasi jenazah IRT yang tewas tertimpa pohon di Nagari Padang Ganting, Kecamatan Padang Ganting, Kabupaten Tanahdatar.

TANAHDATAR, METRO–Tragis. Seorang perempuan paruh baya tewas tertimpa pohon tumbang saat bekerja membersihkan kebun milik warga di Korong Tongah, Jorong Koto Gadang Hilir, Nagari Pa­dang Ganting, Kecamatan Padang Ganting, Kabu­paten Tanahdatar.

Korban diketahui bernama Delfita Suhelmi (49) yang juga merupakan warga  Jorong Koto Gadang Hilir. Warga setempat yang mengetahui adanya insiden itu, langsung berdatangan ke lokasi untuk memberikan pertolongan kepada korban yang terhimpit pohon berukuran besar.

Bahkan, proses eva­kuasi korban membutuhkan waktu yang lumayan lama. Warga bersama Po­lisi bahu membahu mengeluarkan tubuh korban dengan cara menggeser pohon yang menimpa korban. Setelah itu, jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan lalu dikebumikan.

Kapolsek Padang Ganting, Iptu Hosnitra membenarkan adanya insiden warga tewas tertimpa pohon. Dikatakannya, korban merupakan Ibu Rumah Tangga (IRT) yang pada saat itu bekerja membersihkan kebun bersama tiga orang rekannya.

“Insiden nahas itu terjadi pada Senin (20/10).  Pada saat kejadian, Delfita bersama tiga orang lainnya tengah membersihkan kebun milik warga bernama Lili Supena di daerah Kebun Paruso, Dusun Tongah,” kata Iptu Hosnitra, Rabu (22/10).

Ditambahkan Iptu Hosnitra, saat mereka bekerja, tiba-tiba terdengar sua­ra keras batang kayu yang tumbang. Korban sempat berusaha menyelamatkan diri, namun ia tertimpa pohon tersebut.

“Warga yang berada di sekitar lokasi segera mengevakuasi korban dan mem­bawanya ke puskesmas terdekat. Namun, nya­wa Delfita tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia,” ujar Iptu Hosnitra.

Iptu Hosnitra menegaskan, setelah dinyatakan meninggal dunia, jasad korban dibawa ke rumah duka di Jorong Koto Gadang Hilir untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.

“Dengan adanya kejadian seperti ini, kami meng­imbau kepada masayara­kat untukterus berhati-hati saat bekerja. Jangan berada di bawah pohon yang lapuk,” tutup dia. (*)