METRO SUMBAR

Bank Nagari Serahkan Deviden Rp6,045 M

0
×

Bank Nagari Serahkan Deviden Rp6,045 M

Sebarkan artikel ini

Walikota Padangpanjang Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan tahun buku 2018 PT. BPD (Bank Nagari) Sumatera Barat di Hotel Mercure Padang, Selasa (23/4).
Rapat tersebut dipimpin langsung Komisaris Utama Bank Nagari, yang dihadiri Gubernur Sumbar selaku Pemegang Saham Pengendali dan diikuti oleh seluruh Bupati dan Walikota Se-Sumbar serta Dirut, jajaran, pimpinan cabang se-Sumbar.
Walikota Fadly Amran selaku pemegang saham, didampingi oleh Kabag Perekonomian Setdako Putra Dewangga, dan Pimpinan Bank Nagari Cabang Padang Panjang Zulhendri.
Sebelum pelaksanaan RUPS, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumbar Darwisman memberikan wejangan sosialisasi kajian spin off atau konversi Unit Usaha Syariah.
Pembahasan yang akan dibahas dalam RUPS adalah persiapan spin off atau konversi Unit Usaha Syariah. Secara umum berikut penjabaran kinerja Bank Nagari pada tahun 2018, diantaranya, hasil audit akuntan publik adalah Wajar dalam semua hal yang material, seluruh angka angka kinerja menunjukkan kondisi membaik, baik dari sisi aset, total liabilitas dan rasio CAR.
Selanjutnya, Bank Nagari sudah masuk pada kategori Bank Buku II, yaitu bank dengan modal di atas Rp1 T, total laba 2018: 344,32M atau naik 14,35 persen dari 2017, rencana deviden Tahun 2018 dengan total 241,026 M, naik 15,45 persen, rencana deviden untuk Kota Padangpanjang sebesar Rp6,045 M.
Walikota Padangpanjang Fadly Amran pada kesempatan itu mengatakan, ucapan selamat atas terlaksananya RUPS Bank Nagari dan bisa menjadi acuan dalam menetapkan arah dan kebijakan program bank milik masyarakat Sumatera Barat itu ke depannya.
”Tentunya, dengan adanya RUPS ini akan kelihatan sejauh mana capaian yang dilakukan oleh manajemen Bank Nagari, sekaligus mengukur sejauh mana pelayanan perbankan yang diberikan kepada masyarakat,” ucap Fadly. (rmd)

Baca Juga  Sejak 1980 Jalan Medan Baiak tak Diperbaiki, Terkelupas dan Nyaris tak Berbentuk